<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112</id><updated>2011-08-02T07:02:58.076+07:00</updated><category term='Pendidikan'/><category term='Informasi'/><category term='Blogwalking'/><category term='Opini'/><category term='kehidupan'/><category term='Dunia anak'/><category term='Keluarga'/><title type='text'>Gado-Gado Hening</title><subtitle type='html'>tentang hal-hal yang sempat kami tuliskan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hening</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04932098505547372149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-6835752394539668668</id><published>2011-07-04T21:52:00.007+07:00</published><updated>2011-07-05T08:28:43.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Anak kami sudah dua</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-67aWgP3W140/ThHSxk5f6rI/AAAAAAAABC8/A9CQZApblmo/s1600/DSC05106.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-67aWgP3W140/ThHSxk5f6rI/AAAAAAAABC8/A9CQZApblmo/s200/DSC05106.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Anak kami sudah dua, dan dua hari lalu kami merayakan kehadiran anak-anak kami yang sudah menginjak usia 6 tahun dan 2 tahun. Laki-laki semua. Zahid lahir pada 1 Juli 2005 dan adiknya lahir pada 2 Juli 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT mendengarkan doa saya. Sejak kelahiran Zahid, saya dan Naning telah berencana untuk menjarangkan kelahiran anak kami berikutnya. Kami ingin supaya kami dapat memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih aman secara ekonomi. Kami faham bahwa keluarga belum begitu mapan. Bukan kami tak yakin bahwa rezeki sudah ditentukan oleh Sang Maha Kaya. Lebih kepada mengelola keluarga saja.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di hampir setiap doa yang saya panjatkan setiap habis sembahyang selalu saya mohonkan kepada Sang Khalik supaya anak kami dijarangkan kelahirannya paling tidak 4 tahun sekali. Pada saat Zahid sudah berusia 2 tahun, Naning ingin sekali memiliki anak lagi. Ia bilang, mumpung masih muda, sebab kalau usia sudah di atas 30 tahun kurang baik seorang ibu melahirkan lagi. Kontrasepsi yang dijalani yang digunakan saat itu masih untuk istri. Tapi pada akhirnya saya memahami kalau itu tidak baik, sebab bagaimana pun kontrasepsi dalam bentuk suntikan itu juga merupakan benda asing yang sangat tidak baik untuk tubuh perempuan. Terbukti, saat kontrasepsi ini dihentikan supaya Zahid segera punya adik, Naning mengalami menstruasi tidak teratur. Pendarahan bahkan flek terjadi. Saya merasa bersalah. Semestinya yang menggunakan kontrasepsi adalah saya selaku laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setahun kami berusaha. Konsultasi dokter ahli memakan tak sedikit biaya. Tapi namanya juga usaha. Alhamdulillah berkat usaha dan doa kami, orang tua dan orang-orang sekeliling yang sangat mencintai kami, akhirnya Naning hamil juga. Di masa-masa awal kahamilan tidak banyak kendala selain Naning yang diminta untuk tidak memforsir diri dalam bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki &lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; bulan ketujuh &lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;usia kandungan, kehamilan Naning mulai mengkhawatirkan. Berat badan calon adiknya Zahid dinilai dokter kurang dari seharusnya. Mesti dinaikan lagi. Hamil memang hal mudah bagi perempuan. Kadang diterpa malas makan makanan tertentu yang justru baik untuk calon anak di kandungan. Atau &lt;i&gt;kecape'an &lt;/i&gt;dan hal-hal lainnya&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;Sesuai saran dokter,&lt;i&gt; &lt;/i&gt;es krim jadi sering dikonsumsi. Juga asupan-asupan lain supaya bayi kami lahir dengan sehat. Kami beruntung, dokter yang memeriksa kahamilan secara rutin adalah orang tua murid Naning. Dokter ini baik sekali. Sampai usia kehamilan 8 bulan, pemeriksaan secara lebih teliti dilakukan. Bahkan ketika tempat praktik di kediaman dokter tidak memiliki USG 4 dimensi, kami pun diminta datang ke tempat praktiknya yang lain di sebuah rumah sakit besar di Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan USG 4 dimensi menguatkan pendapat dokter kalau anak kedua kami harus segera dikeluarkan meski usianya belum 9 bulan di dalam kandungan. Tidak ada pilihan lain karena air ketuban pun sudah mulai berkurang. Naning masih bersikukuh kalau anak kami akan lahir dengan sehat. Doa ditambah, shalat diperpanjang, mengaji pun lebih dari biasanya. Istri saya yang begitu solihah menyerahkan semuanya pada kuasa Allah SWT. Saya terpana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, dokter meminta kami datang untuk memeriksakan kandungannya sekali lagi ke sebuah rumah sakit di daerah Cibubur. Setiba di sana pada malam hari di tanggal 1 Juli 2009, dokter memutuskan kalau anak kedua kami harus segera dikeluarkan. Semua bidan dan perawat di rumah sakit bersiap siaga. Naning tetap memilih untuk melahirkan secara normal, bukan operasi caesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter masih mengusahakan supaya kelahiran ini tidak melalui operasi. Pada malam itu akhirnya mulai pasang balon melalui jalan lahir sebab bukaannya tidak bertambah besar. Rasanya sakit sekali. Pedih. Naning menangis. Seperti pemeriksaan sebelumnya, Naning mengalami pucat dan badan lemas. Bantuan oksigen diberikan. Hingga besok paginya, sakit terus bertambah. Jalan lahir semakin besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, hari kedua di bulan Juli 2009, rasa sakit yang Naning rasakan ada hasilnya. Anak kami lahir juga meski dengan susah payah. Alhamdulillah lahir dengan selamat. Saya menyaksikan langsung. Lengan saya ikut sakit karena menjadi pegangan Naning selama ia merasakan kesakitan. Luar biasa penderitaan seorang ibu ketika melahirkan. Karena itu pula barangkali agama Islam mewajibkan seorang anak untuk sangat menghormati ibunya. Posisi Ibu bahkan lebih mulia daripada ayah menurut Rasullullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-cP2ZTj66gnE/ThHVju6gb7I/AAAAAAAAAEI/cnspgENG12g/s1600/DSC05084.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5625512219428024242" src="http://2.bp.blogspot.com/-cP2ZTj66gnE/ThHVju6gb7I/AAAAAAAAAEI/cnspgENG12g/s320/DSC05084.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Anak kedua kami lahir pada 2 Juli 2009. Adik dari Izzuddin Zahid Muhammad Rasyiq ini kami namai Muhammad Ziyadh Al Fatih. Dalam keluarga Saya dan Naning tidak ada ritual perayaan ulang tahun. Tapi tanggal 3 Juli lalu Naning mengajak saya untuk menyenangkan anak-anak kami. Hari itu hari Sabtu. Saya dan Naning libur kerja. Kami merayakan kebahagiaan kami karena kehadiran dua anak kami ini. Sebuah pusat belanja yang ada permainan untuk anak-anak, juga restoran dengan motto "Rasa bintang lima, harga kaki lima" yang tak seberapa jauh dari kediaman kami, menjadi tempat perayaan sederhana itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berdoa, semoga kehidupan kami selalu bahagia. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-6835752394539668668?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/6835752394539668668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2011/07/anak-kami-sudah-dua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/6835752394539668668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/6835752394539668668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2011/07/anak-kami-sudah-dua.html' title='Anak kami sudah dua'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-67aWgP3W140/ThHSxk5f6rI/AAAAAAAABC8/A9CQZApblmo/s72-c/DSC05106.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-678255345697111962</id><published>2010-02-02T23:48:00.005+07:00</published><updated>2010-02-03T00:16:32.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Berkenalan dengan Pilot Mandala Air</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/S2hYBRuay5I/AAAAAAAAA4s/5mWTmlN47Xs/s1600-h/Herman+n+Keluarga+%2815%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/S2hYBRuay5I/AAAAAAAAA4s/5mWTmlN47Xs/s200/Herman+n+Keluarga+%2815%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433689729383713682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sepanjang perjalanan dari bandara Soekarno-Hatta hingga ke Bengkulu, anak pertamaku ini tidak bisa berhenti bicara. Banyak tanya dan banyak komentar. Hal semacam ini sering membuatku kelabakan kalau tak siap untuk meladeni semua muntahan pertanyaan dan komentarnya tentang apapun. Ibarat senapan serbu tentara a la film Rambo di tahun 80-an: tak henti-henti. Ia ingin tahu, di tengah hujan lebat kenapa pesawat yang meluncur cepat untuk take off seperti mengeluarkan asap yang begitu banyak di belakangnya. Atau, kenapa kami harus naik bis menuju pesawat yang sedang parkir agak jauh dari tempat boarding? Dan seterusnya, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://serunai.blogspot.com/2007/02/saya-dan-anak-kami-sehari-hari.html" target="_blank" title="zahid belajar bicara"&gt;Zahid &lt;/a&gt;memang aktif nogoceh sejak ia mulai bisa bicara pada usia setahun. Aku ingat, pada saat baru pindah kontrakan yang kami tempati sekarang, tetangga se-RT banyak yang memperhatikan kami berdialog. Mungkin aneh bagi mereka ada anak setahunan sudah banyak berdialog seperti orang dewasa. Pernah saat baru beberapa hari menempati rumah tinggal ini, seorang tetangga memperhatikan dari loteng rumahnya. Kami yang sedang jalan-jalan pagi tak menyadari kalau ada yang memperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di pesawat sepanjang penerbangan menuju Bengkulu, pertanyaan-pertanyaan dan komentar Zahid menarik perhatian pramugari. Aku sendiri harus menjelaskan banyak hal untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ia ajukan. Sebenarnya, Zahid sudah dua kali pulang ke Bengkulu. Pertama saat ia masih berusia setahun pada Agustus 2006. Kedua, saat lebaran tahun 2007 ketika usianya menginjak dua tahun. Ia tidur saat di pesawat hingga ia pun belum pernah mengamati awan, langit dan segala hal di pesawat saat sedang terbang. Mudik kali ini membuatnya memiliki kesempatan untuk mengetahui banyak hal saat berada di langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat landing di bandara Fatmawati Bengkulu, aku sengaja mengajak Zahid beranjak dari tempat duduk kami supaya bisa menjelaskan tentang tempat pilot bekerja serta menyapa pramugari yang bertugas di pewasat. Mendekati pintu keluar di bagian depan, kusampaikan ke salah satu pramugari kalau Zahid ingin tahu tempat pilot 'menyetir' pesawat. Tak dinyana, pramugari justru langsung menghubungi pilot dan mengenalkan Zahid padanya. Zahid masuk ke kokpit di mana pilot berada. Pilotnya yang bernama Kapten Agus justru senang berkenalan dengan Zahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mau foto gak?" tanya pilot itu sambil membuat gerakan seperti sedang memotret ke arahku. Dengan nada sedikit menyesal kusampaikan kalau sedang tak membawa kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayang banget, belum tentu loh pilotnya mau berbaik hati begini...." kata pramugarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, aku memahami bagaimana pilot tentunya akan menghindari hal semacam perkenalan dengan anak kecil yang banyak ingin tahu macam Zahid ini. Tentunya langka pilot yang mau meluangkan waktu kerjanya. Kesempatan langka yang diperoleh Zahid ini sangat mungkin karena si pramugari mengamati Zahid yang terus bicara sejak awal naik pesawat. Karena keingintahuan Zahid untuk tahu kokpit yang jadi tempat pilot bekerja, maka pramugari langsung mengenalkannya kepada pilotnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memahami cerita pramugari itu kalau jarang sekali pilot mau berkenalan, berdialog, dan mau berfoto dengan anak kecil seperti Zahid. Tapi, apa boleh buat, perkenalan Zahid dan pilot Mandala Air itu tak dapat diabadikan dengan foto. Demi kepraktisan barang bawaan, kamera digital tak kubawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada kamera Bucik Neng, jadi kamera kita tak pelu dibawa" kata istriku saat menyiapkan segala sesuatu sebelum berangkat menuju bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di rumah Nenek dan Datuk, aku ceritakan pada &lt;a href="http://visitbengkulu.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Bucik Neng&lt;/a&gt; tentang pengalaman Zahid tadi. Juga menelpon ibunya di rumah di Bogor. Semuanya merasa 'eman' kenapa perkenalan Zahid dengan pilot serta kesempatan masuk ke kokpit tidak difoto. Ya... jadi pelajaran saja, lain kali mesti bawa kamera untuk mengabadikan pengalaman anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mungkin, pengalaman masa kecil memiliki arti yang luar biasa bagi anak kita pada masa mereka telah dewasa. Tak terkecuali pengalaman Zahid saat ikut aku pulang ke Bengkulu pada 24 - 26 Januari 2010 lalu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-678255345697111962?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/678255345697111962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2010/02/berkenalan-dengan-pilot-mandala-air.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/678255345697111962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/678255345697111962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2010/02/berkenalan-dengan-pilot-mandala-air.html' title='Berkenalan dengan Pilot Mandala Air'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/S2hYBRuay5I/AAAAAAAAA4s/5mWTmlN47Xs/s72-c/Herman+n+Keluarga+%2815%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5218203616091037748</id><published>2009-12-31T15:25:00.002+07:00</published><updated>2010-04-09T10:37:42.201+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Resolusi 2010</title><content type='html'>Terus terang, selama 3 tahun belajar menjadi seorang blogger, belum pernah sekalipun aku menuliskan Resolusi untuk menyambut tahun baru. Agenda, harapan, ataupun impian banyak muncul di blog teman-teman lain. Sungguh sesutu yang menurutku sangat luar biasa. Kenapa? Karena menuliskan resolusi berarti membulatkan tekad dan mengupayakan dengan gigih harapan dan impian di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saatnya bagiku mengikrarkan resolusi pada tahun 2010:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Melanjutkan studi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, telah 7 tahun menyelesaikan sekolah di tingkat sarjana dan setelahnya bekerja, aku merasakan perbedaan yang luar biasa. Jika di bangku kuliah ada banyak konsep yang kudapatkan untuk memahami realitas, maka di dunia nyata aku menghadapi realitas yang sudah banyak berbeda dengan konsep. Antara keduaya, ada dialektika yang harus dipahami, ada kompromi yang harus dijalani, dan banyak lagi hal yang menggambarkan betapa kehidupan dijalani dengan pertarungan-pertarungan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melanjutkan studi menjadi agendaku pada 2010. Saat ini aku sedang menjalani proses seleksi beasiswa dengan harapan dapat sekolah lagi di Eropa. Seperti terkena sindrom &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Laskar Pelangi&lt;/span&gt; si Andrea Hirata. Selain itu, jika tak lulus, ada beberapa beasiswa yang sedang aku "incar", antara lain kembali ke Kampus Biru dengan program internasional yang memiliki keragaman latar belakang mahasiswa yang tak hanya dari Indonesia. Di kampusku dulu itu ada 2 beasiswa yang menjadi targetku. Satunya hanya belajar di Yogyakarta serta satu lagi separoh belajar di luar negeri selama setahun serta setahunnya menyelesaikan tesis di tanah air. Semua ilmu yang akan kupelajari masih terkait erat dengan bidang pekerjaan yang kutekuni saat ini: Hak Asasi Manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikit orang yang apatis pada pendidikan karena tak banyak membuat perbaikan pada kondisi bangsa Indonesia. Namun ada banyak pula orang gila sekolah tinggi-tinggi hanya untuk mendapatkan gaji setinggi-tingginya sehingga bisa kaya untuk diri dan keluarganya. Aku, bersekolah mengkompromikan keduanya. Aku butuh uang lebih banyak karena kebutuhan pokok hidup di Jabodetabek, terus terang, tidak lagi dapat terpenuhi dengan baik oleh instansi tempatku bekerja. Juga, ilmu pengetahuan perlu terus diasah dan ditambah supaya peranku sebagai bagian dari gerakan perubahan bisa jadi lebih bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kondisi Jakarta baik secara sosial maupun fisik jelas telah membuat daya tahan tubuhku sering melemah. Kata dokter, polusi dan stress menjadi penyebabnya. Olahraga lari pagi sekitar 2 - 3 kali sepekan lumayan membantu. Namun sebenarnya aku sendiri ingin beristirahat sekitar 2 tahun, mengungsikan diri dari keramaian Jakarta. Terbukti, awal bulan lalu, aku kembali ke Yogya beberapa hari, badan terasa ringan. Yang pasti, karena udara di sana lebih bersih dari pada di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa alasanku ingin melanjutkan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Mendapatkan pekerjaan baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, sulit sekali bagiku saat ini untuk memenuhi kebutuhan keluarga jika tetap bertahan dengan pekerjaan yang sekarang kujalani. Gaji yang kuterima sudah tidak cukup lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjuang untuk kemanusiaan merupakan hal yang menantang bagiku, baik segi keilmuan maupun segi tanggung jawab moral bagi orang yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di negeri ini. Semua orang seharusnya memiliki peran dalam perjuangan ini. Sekecil apa pun, tetaplah peran itu merupakan bagian dari sebuah kesatuan gerak untuk perubahan. Aku teringat cerita seorang teman yang mengikuti satu pertemuan aktivis gerakan perempuan di Jakarta. Di sana, panitia menghadirkan sebuah komunitas perempuan pecinta Open Source. Pada sesi dialog terbuka bagi semua yang hadir, ternyata komunitas ini tak menyadari apa yang mereka lakukan dapat menjadi satu gerakan yang bersinergi &lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;--bahkan menjadi bagian--gerakan perempuan yang memperjuangkan kesetaraan gender serta pemenuhan hak asasi perempuan. Inilah persoalan sesungguhnya: kesadaran masyarakat masih harus terus dibangkitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulitnya kondisiku bekerja di instansiku sekarang, antara lain karena aku terikat jam kerja dari pukul 09.00 - 17.00 wib. Belum lagi waktu tempuh dari rumah tinggal di Kab. Bogor sana yang karena kemacetan semakin parah memakan tak kurang dari 4 jam pulang dan pergi. Itu pun kalau dalam kondisi normal. Dalam kondisi di luar normal bisa memakan waktu lebih dari 5 jam. Kalau sudah begitu, dengan load pekerjaan yang cukup banyak, jelas tak mungkin bagiku  mencari penghasilan tambahan. Kecuali kalau mau korupsi waktu, mengerjakan pekerjaan di luar kepentingan lembaga. Jalas, hampir tidak mungkin itu aku lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan dengan penghasilan lebih baik dari sekarang dengan tetap berperan dalam sosial kemasyarakatan adalah resolusiku tahun 2010 ini. Tentunya selain melanjutkan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap, resolusi ini akan terwujud. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5218203616091037748?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5218203616091037748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/12/resolusi-2010.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5218203616091037748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5218203616091037748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/12/resolusi-2010.html' title='Resolusi 2010'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5379741092026270799</id><published>2009-08-20T12:07:00.005+07:00</published><updated>2009-08-21T13:40:43.733+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Ragam Pitulasan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8JBMPvXI/AAAAAAAAAxg/sE2YeimN3uI/s1600-h/16+Agustus+%2847%29+%28Medium%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8JBMPvXI/AAAAAAAAAxg/sE2YeimN3uI/s320/16+Agustus+%2847%29+%28Medium%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371593843694091634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada banyak cara untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia setiap tahunnya. Mulai dari melakukan kontemplasi dan diskusi tentang perkembangan bangsa dan negara ini sejak 17 Agustus 1945 hingga sekarang, menyelenggarakan berbagai pertandingan dan perlombaan untuk bersuka ria sebagai bangsa yang telah "merdeka", bahkan ada yang menganggapnya biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lingkungan tempat tinggal saya, desa Ciangsana, Gunung Puteri, Kabupatern Bogor, seperti biasanya ada perayaan dengan pertandingan dan perlombaan, serta panggung hiburan kesenian. Di RW 02 tempat kami tinggal, puncak acara peringatan hari kemerdekaan ini berlangsung pada 16 Agustus lalu, yang kebetulan bertepatan dengan hari Minggu. Pada sore hari dengan matahari yang masih terik, masyarakat dari RT 01 hingga RT 11 menyertai anak-anak yang berlomba pawai mengelilingi separoh komplek perumahan yang menjadi wilayah RW 02.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pawai dilakukan dengan rombongan dari masing-masing RT berbaris menurut urut RT di jalan utama sebelah selatan yang terletak di wilayah RT 11. Pawai ini sesungguhnya diikuti anak-anak dari usia sekitar 3 tahun hingga usia SMA. Mereka berbaris dengan atribut  pakaian yang beraneka macam, dari pakaian adat maupun seragam putih-putih, dari yang membawa cangkul a la seorang petani dengan kumis palsu menghiasi, kebaya, bahkan dengan sepeda hias dan seragam tentara seperti anak saya dan beberapa temannya sebagaimana permintaan panitia di RT. Orang tua hanya mengiringi barisan, terutama untuk mengawasi anak-anaknya yang masih kecil yang kemungkinan sulit untuk diarahkan dan tentunya akan membuat kacau barisan. Acara ini menjadi kesempatan saling menyapa antartetangga bahkan sesama orang tua yang berlainan RT. Satu bentuk suka cita karena ada kemeriahan di komplek perumahan. Entah mengapa, keramaian sejak dulu selalu merupakan satu hal yang teramat disukai. Seperti suasana keheningan desa yang ditinggalkan para pemudanya karena lebih memilih keramaian di kota-kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8n3UGnjI/AAAAAAAAAxo/6DMHZFa_DEs/s1600-h/16+Agustus+%2878%29+%28Medium%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8n3UGnjI/AAAAAAAAAxo/6DMHZFa_DEs/s200/16+Agustus+%2878%29+%28Medium%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371594373618638386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di saat semua peserta pawai dari masing-masing RT merapihkan barisannya, satu kelompok kesenian Reog memainkan atraksi tari-tariannya. Kebanyak penghuni kawasan kami berasal dari Jawa termasuk Jawa Timur. Pertunjukan Reog menjadi hiburan menarik buat semua yang hadir. Kabar beberapa waktu lalu yang menyebutkan kalau Reog diakui oleh pemerintah Malaysia sebagai kesenian asli dari mereka telah membuat berang warga Ponorogo yang merupakan asal kesenian ini. Masyarakat Indonesia pun merasa tersentil rasa kepemilikan kesenian yang memang belakangan kurang mendapat perhatian. Reog mendapat sambutan hangat pada perayaan kemerdekaan tahun ini di tempat tinggal kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melewati jalan-jalan pinggiran hingga ke tengah perumahan, acara pawai diakhiri di dekat gerbang masuk komplek kami. Di sana, bersebelahan dengan pos satpam, terdapat lapangan bola volly. Pertunjukkan reog diteruskan untuk menghibur semua penonton yang mengelilingi lapangan. cukup ramai. Bahkan di salah satu sisi lapangan adalah tebing yang berbatasan dengan pemukiman penduduk desa sebelah perumahan dipenuhi oleh mereka yang menonton dengan leluasa ke seluruh lapangan. Di sela-sela pertunjukan reog itu pula diumumkan para pemenang berbagai macam lomba dan pertandingan di tingkat RW, mulai dari pertandingan bulu tangkis, bola volly, catur, futsal, lomba mewarnai untuk anak-anak, dan bentuk kompetisi lainnya, yang sudah terselenggara sejak awal Juli lalu. Perlombaan pawai menjadi penutup acara sesorean itu. Setelah semua hadiah di selesai dibagikan, para pemain reog mulai mengusung semua peralatan kembali ke rumah. Semua peserta pawai, anak dan orang tua juga mulai bergerak pulang. Anak-anak senang, meski tak menang ada hadiah makanan dan minumana ringan disediakan oleh panitia penyelenggara di tingkat RT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8-Lc2DaI/AAAAAAAAAxw/wu-tp_Io2i8/s1600-h/Agustusan+09+%2828%29+%28Medium%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8-Lc2DaI/AAAAAAAAAxw/wu-tp_Io2i8/s200/Agustusan+09+%2828%29+%28Medium%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371594756981132706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada sore hari esoknya, 17 Agustus, ada perlombaan di tingkat RT 08 tempat kami tinggal. Semua anak-anak dikumpulkan untuk berbagai macam perlombaan: membawa kelereng dalam sendok, makan pilus dalam sebuah piring, mengambil uang logam yang menempel pada buah semangka, memecah balon yang berisi air dengan menggunakan jarum, memasukkan pensil ke dalam botol dan beberapa permainan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara perayaan kemerdekaan ini melahirkan berbagai hiburan tahunan dalam masyarakat. Berbagai macam perlombaan dan pertandingan menjadi tontonan menarik, juga menjadi ajang menunjukkan kemampuan pengusaan permainan tertentu. Tapi, ada yang luput kami tonton kali ini, yakni perlombaan panjat pinang. Perlombaan ini hampir selalu ada di setiap daerah. Semakin tahun terlihat semakin menarik saja hadiahnya. Sayang, karena harus mencari semangka kesukaan anak kami, hiburan satu ini jadi terlewati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5379741092026270799?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5379741092026270799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/08/ragam-pitulasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5379741092026270799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5379741092026270799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/08/ragam-pitulasan.html' title='Ragam Pitulasan'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/Sou8JBMPvXI/AAAAAAAAAxg/sE2YeimN3uI/s72-c/16+Agustus+%2847%29+%28Medium%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5493624098295442170</id><published>2009-04-08T18:03:00.008+07:00</published><updated>2010-04-09T10:22:35.513+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Wakil Rakyat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SdyFqLeadBI/AAAAAAAAAuE/QNXAdooS0O4/s1600-h/gedung+DPR.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SdyFqLeadBI/AAAAAAAAAuE/QNXAdooS0O4/s200/gedung+DPR.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322275819326436370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Memiliki anak yang sedang lucu-lucunya memang satu hal yang membahagiakan. Saya mengalaminya. Kelucuan dalam dialog-dialog saya dengan Zahid  maupun Zahid dan ibunya seringkali terjadi. Pertanyaan-pertanyaan yang lahir dari rasa ingin tahu anak terhadap sesuatu memang harus dijawab dengan hati-hati, seperti kebanyakan pakar parenting selalu katakan. Masa 5 tahun pertama usia yang katanya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;golden age&lt;/span&gt;, memang betul-betul menunjukkan kepada kami sebagai orang tua bahwa anak mampu menyerap apapun yang ia ketahui dari luar dirinya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari lalu Zahid menyanyikan salah satu lagu Iwan Fals: Wakil Rakyat. Entah dari mana ia mendengarkan lagu ini, karena seingat saya sekitar dua hingga tiga tahun terakhir saya nyaris tak pernah memutar lagu-lagu penyanyi idola saya itu di rumah. Hari itu Zahid menyanyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Wakil Rakyat seharusnya merakyat&lt;br /&gt;jangan tidur waktu sholat...&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertegun dan tertawa sendiri. Lirik pertama itu disuarakan persis sama seperti Iwan Fals menyanyikan. Tetapi lirik "jangan tidur waktu shalat" adalah sesuatu yang baru pertama kali saya dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pertama hingga ketiga Maret lalu, karena tak ada pengasuh di rumah, Zahid pulang ke desa mbahnya di Boyolali. Saya memperkirakan, kemungkinan ia mendengarkan lagu Iwan Fals yang di putar oleh Pakliknya di sana. Dan belakangan ini di saat menjelang pemilu, radio di rumaha kami--maaf, kami tak memiliki TV--memang sering menyiarkan perkembangan calon wakil rakyat yang sedang berkompetisi. Dari sanalah kemungkinan besar lagu Wakil Rakyat itu dirubah sendiri oleh anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga wakil rakyat yang terpilih saat pemilu esok pagi betul-betul mewujudkan wakil rakyat tak hanya yang tidak tidur waktu sidang, namun juga tidak tidur waktu shalat. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan: foto gedung DPR/MPR bersumber dari &lt;a href="http://www.reformasihukum.org/konten.php?nama=MekanismeLegislasi&amp;amp;op=detail_politik_mekanisme_legislasi&amp;amp;id=2337" target="_blank"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5493624098295442170?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5493624098295442170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/04/wakil-rakyat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5493624098295442170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5493624098295442170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/04/wakil-rakyat.html' title='Wakil Rakyat'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SdyFqLeadBI/AAAAAAAAAuE/QNXAdooS0O4/s72-c/gedung+DPR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-9171717542944554135</id><published>2009-01-11T09:12:00.007+07:00</published><updated>2009-04-09T11:23:37.713+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Bertemu Abang dan Ngah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlW_iJIRAI/AAAAAAAAACI/k5O3Vjsuyr8/s1600-h/Bogor+Jan+09+%2817%29+%28Small%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlW_iJIRAI/AAAAAAAAACI/k5O3Vjsuyr8/s400/Bogor+Jan+09+%2817%29+%28Small%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289854886820201474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zahid bersama ayah dan ibu sedang berlibur di Bogor. Berangkat dari rumah di Ciangsana kemarin Maghrib. Di Bogor mengunjungi abang Fadlan dan Ngah Farhan yang datang dari Bengkulu. Bogor adalah rumah kakek-nenek dari Abang dan Ngah. Makdang--ibunya--asli Bogor. Ayahnya asli Bengkulu, kakak dari Ayah Zahid.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini sudah lari-lari sama Abang dang Ngah di depan rumah. Senang rasanya. Insya Allah siang nanti akan jalan-jalan ke taman Angsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlV65sfE2I/AAAAAAAAAB4/BsJTJoMZ9_E/s1600-h/Bogor+Jan+09+%286%29+%28Small%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlV65sfE2I/AAAAAAAAAB4/BsJTJoMZ9_E/s400/Bogor+Jan+09+%286%29+%28Small%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289853707731538786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ngah Farhan, Abang Fadlan, Abang Abi, dan Zahid&lt;/span&gt; (di belakang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlXSTtKx8I/AAAAAAAAACQ/08wuCODW5ns/s1600-h/Bogor+Jan+09+%2816%29+%28Small%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlXSTtKx8I/AAAAAAAAACQ/08wuCODW5ns/s400/Bogor+Jan+09+%2816%29+%28Small%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289855209362343874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zahid sedang main sama Ngah Farhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-9171717542944554135?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/9171717542944554135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/01/bertemu-abang-dan-ngah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/9171717542944554135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/9171717542944554135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2009/01/bertemu-abang-dan-ngah.html' title='Bertemu Abang dan Ngah'/><author><name>Naning</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10467411097930143080</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SWlW_iJIRAI/AAAAAAAAACI/k5O3Vjsuyr8/s72-c/Bogor+Jan+09+%2817%29+%28Small%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5545897453093887560</id><published>2008-08-29T17:44:00.002+07:00</published><updated>2008-08-29T17:47:03.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Selamat Berpuasa Ramadhan</title><content type='html'>Saudara-saudara semua, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan untuk Anda yang menjalaninya. Semoga puasa kali ini menjadi masa penggemblengan diri bagi kita untuk bisa menjadi manusia yang selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Semoga Ramadhan kali ini benar-benar membuat kita menjadi  lebih manusiawi, yang menyadari hakikat diri sebagai manusia ciptaan-Nya di dunia. Semoga Allah memudahkan dan menerima segala amal ibadah kita selama bulan Ramadhan kali ini. Amin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta maaf lahir dan batin untuk semua kesalahan yang pernah saya lakukan pada diri Anda yang sangat mungkin menorehkan luka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5545897453093887560?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5545897453093887560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/08/selamat-berpuasa-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5545897453093887560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5545897453093887560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/08/selamat-berpuasa-ramadhan.html' title='Selamat Berpuasa Ramadhan'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-2889240506662896590</id><published>2008-08-13T10:57:00.003+07:00</published><updated>2009-04-09T11:26:25.874+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Dunia anak kini</title><content type='html'>Berbalut baju ketat berbahan kaos, dan celana panjang yang semuanya melekat ke kulit menyelimut seluruh badan. Semuanya berwarna merah jambu. Badannya dibungkus lagi dengan rompi berwarna biru gelap serta rok mengembang setengah paha, semuanya berbahan jeans. Dikepala, terikat slayer segitiga berwarna krem membuat rambut panjang sebahu lebih itu terarah lurus ke belakang. Sepatunya hak tinggi berwarna putih. Usianya saya terka sekira antara lima hingga tujuh tahun. Lincah nian ia menyanyi di atas panggung itu.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masih ada 4 orang anak lagi yang menyanyi di panggung khusus pertunjukan di Istana anak, Taman Mini Indonesia Indah. Tempat ini pula yang menjadi pusat perayaan Hari Anak Nasional yang berlangsung pada 23 Juli lalu. Kebetulan saya bersama anak dan istri sedang menikmati miniatur kawasan Nusantara yang diberi nama Taman Mini Indonesia Indah. Anak dan istri menikmati fasilitas bermain di Istana Anak, besama tetangga sekaligus kawan yang juga pasangan muda Didin-Siti yang membawa serta anak mereka Aqila, yang baru setahun usianya. Menunggu mereka manaiki kereta mini, saya membaca-baca sambil termangu-mangu melihat anak-anak dengan suara merdu menyanyikan lagu-lagu yang mereka hafal lengkap dengan performance di atas panggung begitu sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak itu, penyanyi cilik yang mungkin sekali jebolan Idola Cilik yang ditayangkan di sebuah statisiun TV nasional, satu persatu menyanyi. Kalau tidak salah, di hari Ahad lalu masing-masing mereka  membawakan 3 lagu. Terus terang, suara mereka bagus, penampilan mereka betul-betul bak penyanyi profesional. Saya berpiikir, entah berapa biaya yang orang tua mereka keluarkan untuk mencetak anak-anak itu menjadi penyanyi. Saya mengaguminya sekaligus termangu pada apa yang saya lihat. Mereka ini, semuanya menyanyikan lagu-lagu dewasa. Kata kuncinya antara lain cinta, rindu, mesra, dan sejumlah kata-kata sejenisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ketinggalan dalam mengamati lagu-lagu anak muda saat ini. Satu dua nama penyanyi dan judul lagu saya pernah dengar. Tapi kalau dicocokkan antara penyanyi dan lagunya, mungkin delapan puluh persen pastilah akan saya sebutkan dengan tidak cocok. Pertama, karena saya tidak memiliki TV di rumah, jadi kurang informasi yang sifatnya audio visual. Di rumah ada koran dan di kantor saya mendapat pasokan berita melalui teknologi RSS feed beberapa situs berita lewat Thunderbird di komputer. Kedua, saya tidak begitu suka mengamati kehidupan para artis yang menjadi idola masyarakat lewat jejalan-jejalan infotainment yang menjamur nyaris di setiap stasiun TV di tanah air. Praktis, untuk hal penyanyi, mungkin saya hanya menghafal dengan baik beberapa lagu generasi Kla Project atau Iwan Fals. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anak-anak yang menyanyi di panggung di Taman Mini itu, saya perhatikan, begitu hafal lagu yang lagi tren saat ini. Salah satu yang saya ingat, Mahluk Tuhan yang Paling Seksi yang dinyanyikan oleh Mulan Jameela. Juga beberapa--kalau saya tidak salah menghafal--lagu kelompok musik Ungu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihaian dan kepiawaian menyanyikan lagu-lagu itu membuat saya tertarik untuk mengamati. Di kiri kanan, di belakang dan depan saya, bahkan beberapa balita yang mengitari panggung dengan ditemani ayah dan ibu mereka, begitu fasihnya mengiringi sang penyanyi. Mereka melantunkan lagu yang sama. Gaya bernyanyi yang sama dengan penyanyi yang sama, entah Mulan Jameela ataupun Ungu. Inikah potret dunia anak saat ini? Itukah lagu-lagu yang menggambarkan kehidupan mereka? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apakah masih ada anak-anak yang asyik bermain kelereng sepulang sekolah bersama teman-teman mereka. Saya juga tidak melihat apakah putri-putri kecil itu mampu bermain lompat tali sambil bernyanyi tentang matahari pagi. Kenapakah tak ada lagu tentang si anak gembala, naik-naik ke puncak gunung, pelangi-pelangi? Apakah anak-anak sudah tidak bisa lagi menikmati dunia seperti itu saat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun lalu, saya memperhatikan tayangan sinetron di rumah paman di Bekasi. Saat itu, saya merasa bahwa akan segera dimulai babak baru sinetron kita: Eksploitasi dunia anak-anak sekolah. Isinya mengenai cinta monyet mereka, kehidupan gelamor yang orang tua mereka sediakan, serta remeh temeh relasi kuasa sosial-ekonomi diantara anak-anak seusianya. Saat itu memang masih gambaran cerita anak-anak SMA. Saya memperkirakan, tentulah tema ini akan merembet ke dunia anak SMP setelah sebelumnya berhasil dengan pencitraan dunia kampus. Ternyata analisa saya malah kurang lengkap. Justru saat ini sinetron itu telah memperkosa logika berpikir anak-anak SD. Ah... rupanya dunia anak saat ini sudah terbentuk oleh tayangan-tayangan TV. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota-kota besar macam Jakarta, orang tua sibuk bekerja. Berangkat pagi dan pulang nyaris di tengah malam. Seorang anak bimbingan istri saya menjalani hidup seperti ini. Pagi hari, saat ia masih lelap diselimuti embun pagi, dan matahari belum lagi meninggi, Papa dan Mamanya telah berangkat bekerja. Di saat ia tengah lelap ditemani sang rembulan yang terang, Papa dan Mamanya baru pulang. Semua kebutuhan telah lengkap tersedia. Di kamarnya tersedia TV kabel. Kaset-kaset yang ia miliki juga lengkap lagu-lagu yang lagi tren saat ini. Tentu saja, lagunya bertemakan cinta sepasang manusia, bukan cinta dari Papa-Mama terhadap anak-anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keributan RUU Pornografi yang berlangsung sejak 2006 lalu, bagi saya tetap ada kebutuhan untuk mengatur segala kepornoan yang berlangsung di Indonesia. Di negeri sekuler macam Amerika hal semacam itu diatur dengan tegas. Seorang perempuan asal Indonesia memasuki sebuah toko. Di salah satu sudut toko itu ada tempat khusus menjual Sex Toys dan majalah-majalah porno. Sekian lama ia bersama suami dan anak-anak tinggal di negeri sekuler ini, baru kali ini ia mencoba memasuki wilayah khusus dewasa itu. Setelah meminta izin suaminya, menggendong bayinya, ia mencoba memasuki ruang itu. Si penjaga ruangan langsung mencegahnya masuk. "Anda boleh masuk jika anak itu telah berusia 18 tahun," kata si penjaga. Begitulah, ranah porno yang untuk orang dewasa dengan tegas dibedakan dengan ranah khusus untuk anak-anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan di Indonesia. Majalah-majalah dalam kategori untuk orang dewasa, serta tabloid dan koran yang menjual hasrat selangkangan dengan mudah didapat di pinggir-pinggir jalan sampai toko-toko buku. Jika suasana porno itu dirasakan oleh semua usia, entah bagaimana pula cara membedakan antara dewasa dan anak-anak selain fisiknya. Birahi anak dan orang dewasa tak jelas batasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang saya lihat di panggung pertunjukan di Taman Mini hari Ahad yang lalu, adakah mereka tahu bahwa kehidupan mereka telah diperkosa tren gaya hidup yang disajikan televisi, yang dirancang sang penguasa modal untuk selalu menghadirkan segala hal "terkini", dan membuat mereka selalu merasa bangga dielu-elukan banyak temannya? Berlomba seperti banyaknya ilmuan di tanah air yang tetap ingin terlihat pintar dan intelek namun harus juga terkenal seperti artis yang banyak muncul di TV atau lembar opini berita hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan, saya lupa saya sudah bukan lagi anak-anak. Mungkin saja saya salah tidak merancang anak saya seperti anak-anak yang begitu ceria bernyanyi tentang kisah cinta sepasang anak manusia. Sudahlah, saya salah. Mohon pencerahannya Bapak, Ibu, Om, Tante...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-2889240506662896590?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/2889240506662896590/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/08/dunia-anak-kini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/2889240506662896590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/2889240506662896590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/08/dunia-anak-kini.html' title='Dunia anak kini'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5413830285011526176</id><published>2008-07-23T16:15:00.007+07:00</published><updated>2008-07-23T19:03:04.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>HAN dan komputer saya</title><content type='html'>Saya kaget dan senyum-senyum sendiri ketika membolak-balik Koran Tempo hari ini. Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini, Rabu, 23 Juli 2008, koran ibukota ini menyediakan suplemen khusus tentang anak. Bagian depan suplemen bergambar seorang anak yang sedang bermain layang-layang di tengah padang rumput dengan latar depan bunga dan kupu-kupu yang kesemuanya begitu indah menurut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SIb3MLq8J2I/AAAAAAAAAec/4ONbrN_eoB4/s1600-h/Screenshot-koran.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SIb3MLq8J2I/AAAAAAAAAec/4ONbrN_eoB4/s200/Screenshot-koran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226136206273423202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SIb3ZWVAbHI/AAAAAAAAAek/VoS5zzkSq_8/s1600-h/Screenshot+desktop.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SIb3ZWVAbHI/AAAAAAAAAek/VoS5zzkSq_8/s200/Screenshot+desktop.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226136432472517746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar itu sama persis dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wallpaper&lt;/span&gt; di komputer saya. Satu kebetulan memang. Gambar ini bisa diunduh di &lt;a href="http://www.sxc.hu/photo/1040392" target="_blank"&gt;stock.xchng&lt;/a&gt; yang menyediakan foto-foto dan gambar dengan resolusi tinggi. Anda bisa mendapatkan dengan gratis untuk foto-foto tertentu seperti wallpaper komputer meja saya itu, dan ada pula yang berbayar alias harus beli karena merupakan karya "ahli foto" alias fotografer yang mau jualan lewat website tersebut. Anda harus mendaftar terlebih dahulu untuk bisa menikmati keindahan foto-foto di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Anak untuk Anda semua. Semoga kita bisa lebih menghargai anak-anak kita, mendampingi mereka dalam masa tumbuh kembang yang kelak akan menentukan masa depan bangsa ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5413830285011526176?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5413830285011526176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/07/han-dan-komputer-saya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5413830285011526176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5413830285011526176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/07/han-dan-komputer-saya.html' title='HAN dan komputer saya'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SIb3MLq8J2I/AAAAAAAAAec/4ONbrN_eoB4/s72-c/Screenshot-koran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-7918062081791596282</id><published>2008-07-10T12:38:00.002+07:00</published><updated>2008-07-10T12:42:29.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Hamil bareng</title><content type='html'>Bagaimana pendapat Anda, jika &lt;a href="http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/06/080620_pregnancypact.shtml" target="_blank"&gt;dalam satu sekolahan siswi-siswinya bersepakat untuk hamil bareng-bareng&lt;/a&gt;? Bagaimana pula tanggapan Anda kalau satu dari sekian mereka itu adalah anak Anda sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara bagian Massachusetts, AS, ada sejumlah siswi yang berusia kurang dari 16 tahun hamil bersama-sama. Yang tidak jadi hamil malah gelisah sebab tidak bisa hamil bareng teman-temannya. Ah... beberapa teman saya yang sudah menginjak usia 30 tahun dan sudah menjalani masa perkawinan enam tahun masih gelisah belum mendapat kesempatan hamil. Di jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur ada seorang terapis tradisional yang bisa membuat sejumlah teman-teman saya di kantor hamil hanya berselang beberapa bulan. Nah, kalau teman-teman saya ini memang tidak bisa hamil bareng, sebab mereka datang ke terapis satu-satu setelah mengetahui teman lainnya sudah terbukti bisa hamil. Kantor saya malah kelabakan karena satu-satu stafnya cuti melahirkan. Hingga saat ini masih ada 3 orang yang cuti melahirkan, setelah sebelumnya juga ada 3 orang yang menyudahi cuti yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak sekolahan di Massachusetts itu mungkin sekali hamil karena tren anak-anak seusia mereka saat ini. Mungkin kerena dianggap "keren" bisa hamil, mereka bersepakat untuk berada dalam kondisi hamil dalam rentang waktu bersamaan. Seperti film American Pie, dimana anak-anak tingkat akhir SLTA, pada malam kelulusan sekolah yang dirayakan, berjuang supaya pada saat itu sudah tidak ada lagi diantara mereka yang belum merasakan s*nggam*. Saking inginnya bisa merasakah hubungan badan, salah seorang anak akhirnya melakukan "itu" dengan ibu temannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat Anda tentang ini semua?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-7918062081791596282?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/7918062081791596282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/07/hamil-bareng_10.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/7918062081791596282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/7918062081791596282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/07/hamil-bareng_10.html' title='Hamil bareng'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-3383274281812918479</id><published>2008-07-01T15:20:00.003+07:00</published><updated>2008-07-11T20:05:15.186+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Tidak jadi pulang kampung</title><content type='html'>"Ayah, kenapa Zahid ga jadi pulang kampung....?"&lt;br /&gt;"Zahid jadi sedih, Zahid kan sudah siap pulang kampung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miris juga melihat raut sedih anak kami yang merasa kecewa tidak jadi mudik ke ke rumah mbahnya. Sedari siang ia tidur pulas, kata ibunya. Ibunya juga kecewa karena harus menjelaskan ke anak kami bahwa kereta semuanya penuh terisi. Tidak ada kursi tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/SHdaV--gnUI/AAAAAAAAABc/uL_IpxGOsdw/s1600-h/Zahid+170408.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/SHdaV--gnUI/AAAAAAAAABc/uL_IpxGOsdw/s200/Zahid+170408.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221741626688314690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya sudah minta izin keluar dari kantor pukul 15.00 kemarin. Tujuannya untuk membeli tiket di stasiun Jatinegara. Setelah tiba di stasiun, saya perhatikan loket khusus penjualan di hari keberangkatan untuk kelas bisnis dan eksekutif masih tertutup. Seorang ibu yang berdiri di depannya mengatakan kalau loket akan di buka pada pukul 17.00. Ia pun sedang menunggu loket itu terbuka, ia akan berangkat ke tujuan yang sama, Stasiun Balapan Solo.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Libur sekolah selama 2 pekan menjadi begitu pendek untuk Ibunya Zahid. Sebagai seorang guru, ia hanya mendapat jatah libur selama sepekan. Agenda libura kali ini antara lain, bersilaturahhim dengan keluarga, reuni akbar alumni pesantren tempat dulu ia menimba ilmu yang akan berlansung pada 4 Juli nanti, serta menghadiri acara pernikahan teman di Tempel-Sleman-Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula, rencana keberangkatan pada hari Ahad, 29 Juni. Namun saya teringat cerita teman di kantor kalau tiket kereta ke arah timur pulau Jawa untuk semua kelas telah tak bersisa. Saya pikir, kalau membeli tiket hari Senin tentunya masih ada. Mungkin hari Ahad adalah puncak keberangkatan mereka yang berlibur. Di tengah antrian menunggu loket dibuka, saya bercerita pada salah seorang pengantri di belakang saya, "di Yogya, ada beberapa layar monitor yang menampakkan jumlah kursi pada setiap gerbong yang masih tersedia atau tidak untuk penumpang". Orang itu mengatakan, "ada kok mas, di sebelah sana." Saya menuju pojok stasiun yang ia tunjukkan. Benar saja, hingga tanggal 5 Juli semua bangku telah terisi. Kebiasaan petugas stasiun terus menjual tiket meski bangku telah penuh sudah berlangsung sejak saya belum menginjakkan kaki di kendaraan penumpang massal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa boleh buat, saya hubungi istri untuk mempertimbangkan lagi rencana mudik kali ini. Nyatanya istri pun memutuskan tidak jadi berangkat, meski dengan hati berat. Kalau pun berangkat pada tanggal 6 Juli, jelas tidak mungkin, sebab tanggal 7 Juli sudah harus masuk sekolah lagi. Guru-guru sekolah di tempatnya bekerja sudah memulai aktivitas berupa Rapat Kerja. Semuanya, tidak boleh tidak, harus hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran yang tidak seberapa lama lagi benar-benar harus disiasati. Pesanlah tiket jauh-jauh hari kalau ingin mudik kembali.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-3383274281812918479?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/3383274281812918479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/07/tidak-jadi-pulang-kampung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/3383274281812918479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/3383274281812918479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/07/tidak-jadi-pulang-kampung.html' title='Tidak jadi pulang kampung'/><author><name>Hening</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04932098505547372149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/SHdaV--gnUI/AAAAAAAAABc/uL_IpxGOsdw/s72-c/Zahid+170408.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-6537550920137616576</id><published>2008-06-04T14:24:00.004+07:00</published><updated>2008-06-04T15:01:49.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Berlibur ke Ancol</title><content type='html'>Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Taman Impian Jaya Ancol &lt;a href="http://www.ancol.co.id/newsroom_detail.php?pkid=287" target="_blank"&gt;menggratiskan para tenaga pendidik (guru dan dosen)&lt;/a&gt; di Jakarta dan sekitarnya yang mau berlibur di Ancol selama dua pekan. Untuk anggota keluarga, biaya masuk dipotong sebesar 20 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SEZFhKMlx5I/AAAAAAAAAA4/J7qk2eyWN88/s1600-h/Ancol-Mei.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SEZFhKMlx5I/AAAAAAAAAA4/J7qk2eyWN88/s400/Ancol-Mei.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207926455075719058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari terakhir libur gratis itu, 17 Mei 2008, kami menikmati liburan di Ancol. Di sana, ada bejibun guru-guru meramaikan tempat hiburan ini, baik yang datang rombongan sesama guru satu sekolahan, maupun yang datang bersama keluarga. Liburan gratis bagi para guru cukup menghibur tenaga pendidik yang ada. Sebuah penghargaan dalam bentuk yang lain?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-6537550920137616576?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/6537550920137616576/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/06/berlibur-ke-ancol.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/6537550920137616576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/6537550920137616576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/06/berlibur-ke-ancol.html' title='Berlibur ke Ancol'/><author><name>Naning</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10467411097930143080</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/SEZFhKMlx5I/AAAAAAAAAA4/J7qk2eyWN88/s72-c/Ancol-Mei.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-8830933181270186450</id><published>2008-06-02T16:45:00.001+07:00</published><updated>2008-06-02T16:48:33.723+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>KTP dan Kemiskinan</title><content type='html'>Saya mengikuti diskusi menarik pada 24 April lalu. Wardah Hafidz dari Urban Poor Consortium menjadi narasumber. Topiknya sendiri cukup menarik, "Pemiskinan Perempuan dan HAM". Berikut ini beberapa realitas kemiskinan yang sempat saya catat setelah diskusi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) turut berperan dalam proses membuat orang miskin bertambah miskin. KTP di Indonesia tidak berlaku secara nasional. Artinya, KTP hanya menyatakan keterangan status penduduk setempat seperti tertera pada kartu itu. Di Jakarta, gubernurnya akan mengatakan "saya hanya mengurusi penduduk jakarta". Artinya ia hanya mengurusi orang-orang yang memiliki KTP DKI Jakarta. KTP menjadi persoalan besar bagi masyarakat miskin di ibukota. Kalau ada Bantuan Operasional Sekolah (BOS), kartu Keluarga Miskin (Gakin), dan segalam macam program pengentasan kemiskinan, semua hanya ditujukan kepada masyarakat dengan KTP setempat. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari studi yang dilakukan oleh UPC, Ada 53 program pengentasan kemiskinan pada 2007. Dengan program baru setelah selesai tahun 2007 lalu, maka tidak kurang dari 60 program pengentasan kemiskinan dibuat oleh pemerintah pada 2008 ini, serta program-program itu tersebar di semua departemen pemerintah. Kalau dipikir-pikir, sebenarnya menjadi orang miskin di Indonesia sudah sangat nyaman dan hebat, sebab semua sudah diurus oleh Pemerintah. Namun semua itu terganjal oleh Politik KTP. Orang misin tidak bisa berobat secara gratis di rumah sakit karena KTP yang menyatakan bukan penduduk Jakarta. Apalagi yang tinggal di kolong-kolong jembatan, kolong tol, atau pemukiman kumuh di sepanjang rel kereta, kebanyakan dari mereka tidak memiliki KTP DKI Jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang tinggal di kolong tol, sebagai satu contoh, secara defakto adalah orang-orang paling miskin di DKI Jakarta. Namun mereka tidak bisa mendapatkan akses pada program pengentasan kemiskinan karena terbentur persoalan KTP.  Mereka hanya memeliki KTP daerah asal, seperti katakanlah Kabupaten Brebes-Jawa Tengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, beban kemiskinan ini akan menimpa perempuan, seperti mengurus akte kelahiran dan mengurus sekolah anak-anak mereka. Dari pengalaman pendampingan, kalau orang tua tidak punya KTP, maka tidak ada akte kelahiran, dan akhirnya anak mereka tidak bisa sekolah. Ketika si bapak harus bekerja, maka ibunyalah yang akan mengurusi keribetan birokrasi yang ada mengurusi surat-surat keterangan yang dibutuhkan untuk kepentingan anak-anak mereka. Sementara, dalam mengurus surat-surat itu justru suara laki-laki lebih didengarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita Wardah di atas betul-betul realitas yang mengenaskan, sebuah negara dengan pemerintah yang abai terhadap warganya. Berkaitan dengan program pengentasan kemiskinan, seorang teman yang seorang sopir pribadi punya cerita lain. Untuk mendapatkan fasilitas berobat gratis atau kartu/surat Keterangan sebagai Keluarga Miskin sungguh-sungguh bisa dibeli. Nyatanya, temannya teman saya itu bisa mendapatkan dengan cara membayar pada ketua Rukun Rukun Tetangga (RT), Ketua Rukun Warga (RW), atau bisa langsung pada Kepala Desa (Kades). Nah, untuk mendapatkan surat keterangan itu, maka ia harus mengeluarkan biaya sekitar 200 ribu rupiah. Uang sebesar itu tentunya jauh lebih murah daripada jumlah uang yang harus dibayarkan ke rumah sakit-rumah sakit pemerintah yang sekarang nyaris udah diswastakan semua itu. Tetapi bagi mereka yang berada di kolong jalan layang, uang sejumlah itu amat sulit didapat, apalagi jika membutuhkan secara cepat karena anak mereka sedang dalam "kondisi gawat". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman lain saya hadapi. Sekitar sebulan lalu, di RT tempat tinggal kami dilakukan pembagian formulir untuk mendapatkan paket kompor dan tabung gas. Hanya mengisi formulir dan melampirkan fotokopi KTP. Dan Kartu Keluarga beserta KTP kami memang sudah menerangkan kalau kami adalah penduduk di perumahan itu. Saya terheran-heran mendapati formulir yang disodorkan oleh aparat RT itu. Saya katakan pada istri bahwa kami tidak berhak atas itu. Keluarga kami memang hanya pas-pasan, rumah masih ngontrak, dan tidak ada televisi di rumah kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan tempat tinggal kami adalah perumahan para "abdi negara". Rumah-rumah di sini hanya tinggal beberapa tahun lagi akan lunas pencicilannya. Serta nyaris tidak ada pengangguran murni di sini. Penduduk di lingkungan kami tidak termasuk miskin meski tidak juga kaya semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah beberapa jam kemudian, tetangga sebelah menyarankan untuk mengambil saja paket subsidi itu. "Nanti dinilai sombong oleh lingkungan". Kami tahu, hal-hal sepele seperti ini sering menjadi pergunjingan, entah di kalangan ibu-ibu ataupun bapak-bapak di sini. Akhirnya, kami isi formulir itu dan kami serahkan kepada sekretaris RT. Niatnya, setelah paket itu kami terima, akan kami salurkan pada orang di desa yang lebih berhak menerimanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpikir, sekian banyak program pengentasan kemiskinan, tak sedikit yang tidak tepat sasaran karena memang pemerintah dari level Atas sampai bawah tidak terlalu serius menangani data. Juga tidak jelas menetapkan indikator kemiskinan. Di lain pihak, mereka yang sesungguhnya tidak lagi berhak menerima subsidi, masih saja berharap dan berusaha mendapatkannya. Aneh, kenapa semakin banyak orang menjadi "tumpul rasa" di hatinya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-8830933181270186450?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/8830933181270186450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/06/ktp-dan-kemiskinan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/8830933181270186450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/8830933181270186450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/06/ktp-dan-kemiskinan.html' title='KTP dan Kemiskinan'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-3342401044967611891</id><published>2008-04-17T17:37:00.005+07:00</published><updated>2008-07-11T20:07:46.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Ponsel yang hilang itu...</title><content type='html'>Peristiwa ini terjadi sepekan yang lalu, Jumat malam, 11 April 2008. &lt;a href="http://talangdamping.blogspot.com/2008/04/pulang.html" target="_blank"&gt;Saya pulang dari kantor setelah hujan reda&lt;/a&gt;. Naik Transjakarta dengan rute Halimun - Matraman - Kp Melayu - Kp Rambutan, dan turun di halte Cawang-UKI untuk meneruskan perjalanan menuju arah Cileungsi dengan berpindah ke minibus 56.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SAcl8J6GYBI/AAAAAAAAAdE/_7iI1ZaF2DQ/s1600-h/transjakarta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SAcl8J6GYBI/AAAAAAAAAdE/_7iI1ZaF2DQ/s400/transjakarta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190158810949771282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Naik Transjakarta (lebih diakrabi masyarakat dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Busway&lt;/span&gt;) dari halte Halimun dengan penumpang cukup ramai. Maklum, akhir pekan. Sekitar pukul 20 waktu itu. Jadi penumpangnya cukup membludak. Suasana di dalam bis seperti biasa kalau sedang ramei, tangan diatas berpegang pada gantungan karena tidak kebagian tempat duduk. Sampai di Matraman, saya transit menuju Kampung Rambutan. Antrian cukup banyak. Transjakarta yang hendak saya naiki dinyatakan cukup menerima penumpang, harus menunggu kedatangan bis berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cukup tenang menunggu bis karena posisi saya tepat di bibir pintu halte yang dengan satu langkah sudah masuk ke dalam bis angkutan massal ini. Saya sama sekali tidak menduga kalau ternyata hendak masuk ke dalam bis, ada gelombang dorongan kuat sekali dari arah belakang. Bersama penumpang lain yang mengantri sejajar dan di belakang, saya terlempar dengan keras ke dalam. Sejumlah penumpang yang akan masuk dan juga yang di dalam bis berteriak "hoi sabar dong!!!". Dalam suasana yang begitu gemuruh dan kondisi di dalam begitu padat, saya mencoba meraih gantungan di atas kepala saya untuk menjaga keseimgangan tubuh. Saya berusaha mendekat ke pintu tengah di sisi kiri bis. Kondisi padat memaksa saya untuk mengangkat tangan ke atas, di gantungan itu. Tangan yang biasanya selalu siaga di kantong kanan menjaga ponsel akhirnya lalai juga pada tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasakan keanehan pada paha sebelah kanan, tepatnya di kantong celana saya. Saya mencoba menggerakkannya, ternyata makin terasa tidak ada apapun di dalam kantong. Bis sudah berhenti di halte Tegalan, lalu menuju Halte selanjutnya. Saya berteriak, "yang mengambil hp saya, hayo kembalikan". Saya ulangi sekali lagi. Suara saya mengagetkan penumpang yang ada. Seorang yang berdiri persis di belakang saya menawarkan diri menghubungi nomor ponsel saya. Sebuah tas sandang hitam ada dipinggang sebelah kiri dengan tali melilit dibahu sebelah kanannya. Saya menyebutkan nomor saya. Tapi 4 digit angka di belakang selalu salah, ia ketik 8252 yang mestinya  ...9252. Ia ulangi sampai empat kali, selagi tangan kanan memencet-mencet ponselnya, tangan kirinya terus saja merogoh tasnya. Seorang yang membawa tas yang sejenis, dengan perawakan yang menunjukkan usia yang lebih kurang sama, ikut berbicara, dan saya curiga keduanya sengaja mengalihkan perhatian semua penumpang. Saya mencurigai mereka sebagai pelaku pencurian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kesal, tetapi juga khawatir karena siapapun pelakunya, tentulah mereka mengenali wajah saya. Saya mendekati petugas keamanan bis yang berdiri di pintu tengah sebelah kanan. Saya katakan padanya, "lu periksa orang yang di belakang gue tadi". Lalu ia mengontak keamanan lainnya yang ada di halter terakhir "Kampung Melayu" dengan menggunakan alat komunikasi yang ada pada sopir. Bis menuju halte Pasar Jatinegara. Seorang yang berdiri di dekat pintu, di sebelah petugas keamanan bis, mengatakan kepada saya bahwa kemungkinan besar pencurinya telah keluar di halte sebelumnya. I menyebutkan perawakan pencuri menunjukkan mereka berasal dari Ambon. Lalu penumpang lain, seorang ibu, berbaik hati meminjamkan ponselnya supaya saya bisa menghubungi nomor ponsel saya yang hilang. Saya hubungi nomor ponsel saya. Ada sedikit nada sambung, tapi kemudian mati. Saya rasakan sekilas suara dari ponsel saya di sekitar tempat saya berdiri semula. Saya katakan pada petugas keamanan bahwa ponsel saya masih ada di bis ini. Pelakunya belum keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai tuduhan seorang penumpang bahwa pelakunya dari salah satu suku bangsa di daerah timur Nusantara, terus terang saya tidak menghiraukannya. Saya anti rasisme. Saya tidak ingin menuduh kelompok tertentu gemar melakukan kejahatan karena perawakan mereka atau stigma pada kelompok mereka. Siapapun, dari suku bangsa manapun, ber-agama apapun, memiliki potensi yang sama untuk melakukan kejahatan. Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang nekad melakukan kejahatan. Saya tidak ingin hilangnya ponsel saya justru memupuk atau bahkan menyemaikan rasisme pada orang lain. "Adil sejak dalam pikiran", begitu kata Pramoedya Ananta Toer. "Berprasangka buruh adalah dosa", demikian Islam mengajarkan pada pemeluknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis Transjakarta yang saya tumpangi mendekati halte terakhir, Kampung Melayu. Petugas keamanan mengingatkan kepada semua penumpang untuk bersiap diperiksa satu persatu saat keluar dari bis. Petugas keamanan banyak sekali di halte Kampung Melayu. Mereka sudah siap memeriksa. Saya diminta keluar lebih dahulu melalui pintu depan, dan menyaksikan pemeriksaan. Saya tahu semua penumpang menjadi tidak nyaman dengan pemeriksaan ini. Saya sendiri sesungguhnya sudah mengikhlaskan ponsel yang hilang itu. Kepada beberapa penumpang saya sampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang mereka alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pemeriksaan, saya sendiri tidak hafal ponsel saya jenisnya apa, atau nomor serinya apa. Ketika ditanya petugas, saya hanya mengatakan bahwa ponsel saya mereknya "N" dan ada radionya. Saya tidak begitu peduli pada teknologi komunikasi ini selain hanya melihat fungsinya yang harus sesuai dengan kebutuhan saya berkomunikasi. Bahkan fasilitas radio pada ponsel saya karena sepupu saya yang memilih untuk membelinya, lalu tidak jadi, dan menukarnya dengan ponsel pilihan saya yang sederhana dan tidak berwarna pula, sementara si penjual di kios ponsel di PGC telah menerima uang pembelian. Sampai salah satu penumpang memperlihatkan ponselnya, saya baru mengetahui jenis ponsel saya. "hp saya seperti ini, tapi bukan ini" kata saya pada petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan selesai. Saya diajak bicara oleh seorang petugas berpakaian batik. Saya pikir ia adalah komandan petugas keamanan Transjakarta jalur ini. Ia, untuk kedua kalinya, meminjam KTP dan mencatat data pribadi serta nomor yang bisa ia gunakan untuk menghubungi saya kalau ada perkembangan kasus ini. Ia lalu menanyakan apakah saya memiliki kecurigaan pada penumpang yang ada di dekat saya. Saya jawab, ya. Saya curiga pada seorang penumpang yang berdiri persis di belakang saya, yang berpura-pura membantu melakukan panggilan ke ponsel saya namun empat digit terakhir selalu salah meski saya dan beberapa penumpang di sekitar saya mengualangi bahwa nomor yang ia ketikkan di ponselnya keliru. Saya pun menyadari, ternyata orang itu tidak kelihatan saya pemeriksaan. Aneh sekali, saya baru menyadari ia tak nampak di antrian pemeriksaan. Saya ingat betul kalau ia tidak turun di halte Jatinegara, halte terakhir sebelum pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas berbaju batik itu mengingatkan, kalau ada orang yang dicurigai seharusnya saya beritahukan pada petugas. Saya jawab bahwa pelakunya tidak mungkin sendirian, ia pasti memiliki teman, dan tentunya mereka sudah mengenali wajah saya. Tentunya mereka akan mencari saya di hari-hari selanjutnya untuk melampiaskan rasa sakit hati karena tidak berhasil mencuri. Lain hal lagi, kalau seandainya orang yang saya curigai sampai diinterogasi sendirian, sementara ponsel saya tidak terdapat di tubuhnya atau bagian dari barang-barang bawaannya, bukan tidak mungkin ia sakit hati, merasa dipermalukan, dan bahkan menjadi dendam pada saya. Terus terang saya tidak ingin peristiwa ini berbuntut pada kekerasan pada diri saya di lain waktu. Petugas hanya mengatakan bahwa keamanan selama masih di jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;busway &lt;/span&gt;adalah tanggung jawab mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tanyakan apakah ponsel saya ada di lantai atau tidak, sambil melirik ke bibir halte dan berpikir bukan tidak mungkin ponsel saya dijatuhkan ke sana. "Tidak ada, petugas sudah memeriksa hingga ke bawah kursi penumpang". Lalu saya menyudahi percakapan dengan petugas yang baik itu. Saya sampaikan rasa terima kasih atas kesigapan petugas memeriksa semua penumpang. Setelah menjabat tangannya, saya pamit untuk mengantri Transjakarta jurusan Kampung Melayu - Kampung Rambutan untuk pulang. Pemeriksaan itu berlangsung sekitar 20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada semua penumpang yang tidak bersalah namun ikut repot karena peristiwa ini, secara pribadi saya mohon maaf. Termasuk pada salah satu penumpang yang saya yakin merasa tidak nyaman ketika tasnya harus dibuka dan mengeluarkan buah-buahan yang dibeli di perjalanan untuk di bawa pulang. Saya juga suka belanja buah di pinggir jalan untuk anak dan istri di rumah kok mas. Maaf ya jadi repot begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua penumpang Transjakarta, selalu berhati-hati ya. Dompet, ponsel dan barang berharga masukin ke dalam tas aja. Tasnya didekap di dada kayak ransel saya, taruh di depan. Untuk penumpang perempuan, hindari menyandang tas yang tidak ada restleting atau tanpa penutup yang rapat, juga taruh di dekapan. Semoga Anda tidak mengalami peristiwa yang seperti yang menimpa saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Catatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Foto pinjam dari &lt;a href="http://multa2001.multiply.com/photos/photo/130/39" target="_blank"&gt;ibu Lily&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-3342401044967611891?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/3342401044967611891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/04/ponsel-yang-hilang-itu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/3342401044967611891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/3342401044967611891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/04/ponsel-yang-hilang-itu.html' title='Ponsel yang hilang itu...'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/SAcl8J6GYBI/AAAAAAAAAdE/_7iI1ZaF2DQ/s72-c/transjakarta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-9109461318816236191</id><published>2008-04-10T12:05:00.004+07:00</published><updated>2008-05-29T13:57:42.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Mengacak-acak Mainan</title><content type='html'>Inilah hal yang disuka oleh anak balita: mengacak-acak mainannya. Begitu juga Zahid. Senin lalu ia meminta semua kotak mainan dihadapkan kepadanya. Lalu ia berteriak pada ayahnya, meminta tolong supaya salah satu kotak itu dijungkirin supaya semua mainan keluar semua di lantai. Meski sudah disarankan untuk mengeluarkan satu-satu, tetap saja Zahid tidak menerima cara itu. Rupanya ia menyenangi suara-suara yang muncul dari mainan yang tumpah ruah ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/R_2gvLPE7eI/AAAAAAAAAAw/3c5qza1kWJU/s1600-h/Ngacak-mainan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/R_2gvLPE7eI/AAAAAAAAAAw/3c5qza1kWJU/s400/Ngacak-mainan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187479078131002850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama 6 minggu terakhir, Zahid mendapatkan pengasuh baru. Namanya Bi Iyah. Zahid memanggilnya nenek, sebab Bi Iyah sendiri sudah memiliki beberapa orang cucu di rumahnya, Pasir Muncang, Bogor. Kesenangan Zahid membongkar mainan sedikit terganggu karena nenek suka membereskan mainan ketika anak kami ini beralih aktivitas ke hal lain, atau Zahid sedang tidur siang. Setelah mengetahui mainannya telah berada di kotak, Zahid akan marah-marah luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan lalu nenek pulang ke desanya seperti biasa. Namun ternyata nenek tidak bisa lagi kembali ke rumah kami untuk mengasuh Zahid. Anak nenek yang masih duduk di bangku SD membutuhkan perhatiannya dan karena itu suami nenek tidak mengizinkan lagi untuk kembali. Kami sudah memberi kesempatan pada nenek untuk pulang ke rumah sekali dalam dua minggu. Namun kali ini ia benar-benar tidak bisa kembali, meminta maaf pada kami dan berjanji akan mencarikan pengganti dari desanya. Kami tahu nenek memang baik sekali pada kami. Sebenarnya kami sedih juga karena Zahid baru mulai terlihat bisa akrab dengan nenek. Cukup lama untuk Zahid menyesuaikan diri dengan pengasuh yang baru. Sebulan pertama, Zahid masih suka nangis meminta ayahnya tidak berangkat bekerja. Ia masih minta ditemani bermain karena ibunya sudah lebih dulu berangkat bekerja pada pukul setengah tujuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Senin pagi, mbah putri hadir di rumah dan menemani Zahid sebelum ada pengasuh yang baru. Mulai terlihat lagi sikap manja Zahid pada neneknya. Senin itu ia bongkar semua isi kotak mainan. Ia tidak mengizinkan neneknya membereskan mainan itu. Jadilah ruang tengah penuh mainan dari pagi hingga malam hari. Saat ibunya pulang, barulah mainan itu bisa dibereskan, dimasukkan kembali ke dalam kotaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya mainan di dalam kotak yang suka diacak-acak. Buku-buku Zahid di rak juga sering diturunkan semua ke lantai. Ia akan melihat-lihat isi buku yang di dalamnya ada gambar-gambar yang ia sedang sukai. Mulai dari gambar binatang-binatang, berbagai jenis kendaraan, hingga berupa warna-warna menarik dari isi buku. Ia akan menyebutkan semua binatang, semua warna, semua jenis alat transportasi. Ia mencoba mengingat semuanya dan bertanya yang mana ia lupa atau belum tahu apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membongkar, mengacak-acak, atau apapun yang dilakukan oleh anak bukanlah aktivitas buruk. Ini semua adalah proses belajar anak yang harus difasilitasi dengan baik oleh orang tua. Sebagai orang tua kita harus memahami betul tumbuh kembang anak supaya tidak salah menyikapi apapun yang terjadi pada anak. Kami masih terus berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anak kami, Zahid.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-9109461318816236191?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/9109461318816236191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/04/mengacak-acak-mainan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/9109461318816236191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/9109461318816236191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/04/mengacak-acak-mainan.html' title='Mengacak-acak Mainan'/><author><name>Naning</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10467411097930143080</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/R_2gvLPE7eI/AAAAAAAAAAw/3c5qza1kWJU/s72-c/Ngacak-mainan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-2282813784830552351</id><published>2008-04-10T11:03:00.006+07:00</published><updated>2008-05-29T13:55:40.793+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Link di Template Baru</title><content type='html'>Kemarin, saya mencoba mengamati beberapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template &lt;/span&gt;yang bisa menggantikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template &lt;/span&gt;lama blog ini. Setelah memilih-milih, mencoba-coba, akhirnya saya tertarik pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template &lt;/span&gt;Terra Firma yang dibuat oleh &lt;a href="http://wpthemepark.com/themes/terrafirma/" target="_blank"&gt;Sadish Bala&lt;/a&gt; yang semula adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template &lt;/span&gt;untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blog engine&lt;/span&gt; &lt;a href="http://wordpress.com/"&gt;wordpress&lt;/a&gt;, lalu dimodifikasi oleh &lt;a href="http://www.blogcrowds.com/" target="_blank"&gt;Blogcrowds&lt;/a&gt; supaya bisa digunakan oleh pengguna &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;blogspot&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menggunakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;template &lt;/span&gt;ini, maka tautan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;link&lt;/span&gt;) yang semula kami tempatkan di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sidebar&lt;/span&gt; kali ini kami buatkan sendiri pada menu yang terletak di bagian atas atau  tepatnya di bawah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;header&lt;/span&gt;. Di bawah ini adalah tautan yang kami buatkan. Bagi Anda, teman kami ataupun blogger yang ingin bertukar tautan, silahkan memberitahu dengan meninggalkan komentar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;posting&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;shout box&lt;/span&gt; atau lewat imel. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Blogroll:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://akuinginhijau.wordpress.com/" target="_blank"&gt;Aku ingin hijau&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sastrabelitong.multiply.com/" target="_blank"&gt;Andrea Hirata&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://anadia.multiply.com/" target="_blank"&gt;Asma Nadia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://visitbengkulu.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Bucik Neng&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://helvytr.multiply.com/" target="_blank"&gt;Helvy Tiana Rosa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://topibundar.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Isma&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://myscienceblogs.com/" target="_blank"&gt;Pernik Ilmu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://suluk.blogsome.com/" target="_blank"&gt;Suluk&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mountainoflight.co.uk/" target="_blank"&gt;Yusuf Islam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.yvonneridley.org/" target="_blank"&gt;Yvonne Ridley&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Urusan dapur:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://budiboga.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Budi Boga&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dapurbunda.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Dapur Bunda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://masakmasak.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Masak yuk&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://resep.dekap.com/" target="_blank"&gt;Resep Dekap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.resepmasakanku.com/" target="_blank"&gt;Resep Masakanku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sedap-sekejap.com/" target="_blank"&gt;Sedap Sekejap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Parenting:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ayahbunda-online.com/main/default.asp" target="_blank"&gt;Ayah Bunda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://info.balitacerdas.com/" target="_blank"&gt;Balita Cerdas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tabloid-nakita.com/" target="_blank"&gt;Nakita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.parenting.co.id/" target="_blank"&gt;Parenting Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendidikan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asahpena.com/" target="_blank"&gt;Asah Pena&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.everythinghomeschooling.com/default.aspx" target="_blank"&gt;Everything Home Schooling&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.klubguru.com/" target="_blank"&gt;Klub Guru&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://learningathome.wordpress.com/" target="_blank"&gt;Learning at Home&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sekolahindonesia.com/" target="_blank"&gt;Sekolah Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-2282813784830552351?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/2282813784830552351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/04/link-di-template-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/2282813784830552351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/2282813784830552351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/04/link-di-template-baru.html' title='Link di Template Baru'/><author><name>Hening</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04932098505547372149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-4275545319313170930</id><published>2008-02-27T13:10:00.001+07:00</published><updated>2008-02-27T13:18:09.591+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Jangan Bugil deh...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R8UASudyfkI/AAAAAAAAAcM/m0FEBZsycYQ/s1600-h/JBDK.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R8UASudyfkI/AAAAAAAAAcM/m0FEBZsycYQ/s400/JBDK.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171540068815502914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sejak April tahun lalu, saya &lt;a href="http://serunai.blogspot.com/2007/04/jangan-bugil-di-depan-kamera.html" target="_blank"&gt;ikut mendukung gerakan kampanye&lt;/a&gt; untuk tidak bugil di depan kamera (J/B/D/K). Bahkan saya sempat menanyakan banner untuk saya pasang di blog saya, dan ternyata memang sedang dipersiapkan oleh tim penggeraknya. Dengan adanya banner tersebut, saya melihat di blog teman-teman saya telah banyak terpasang banner dan juga posting yang mengkampanyekan. Gerakan ini pun meluas, dari blog ke blog, dari milis ke milis,  di beberapa stasiun TV, hingga seminar dan workshop. Sebuah gerakan yang saya nilai luar biasa. Inilah salah satu bentuk kepedulian sejumlah orang pada bangsanya yang nilai-nilai sosialnya semakin merosot .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya membaca kabar dari &lt;a href="http://doonukuneke.wordpress.com/" target="_blank"&gt;Dwi&lt;/a&gt; bahwa telah ada buku digital mengenai J/B/D/K yang bisa diunduh gratis dari website mereka. Anda tertarik untuk ikut bergabung? Silahkan kunjungi &lt;a href="http://www.janganbugildepankamera.org/" target="_blank"&gt;website jangan bugil depan kamera&lt;/a&gt; untuk mengetahui secara lebih jauh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-4275545319313170930?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/4275545319313170930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/02/jangan-bugil-deh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/4275545319313170930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/4275545319313170930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/02/jangan-bugil-deh.html' title='Jangan Bugil deh...'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R8UASudyfkI/AAAAAAAAAcM/m0FEBZsycYQ/s72-c/JBDK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-560097240982473117</id><published>2008-02-19T18:17:00.009+07:00</published><updated>2008-02-19T18:59:44.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogwalking'/><title type='text'>Andrea Hirata dan Asma Nadia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R7q8tudyfjI/AAAAAAAAAcE/F2BkSAxHTRc/s1600-h/Asma+Nadia.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R7q8tudyfjI/AAAAAAAAAcE/F2BkSAxHTRc/s400/Asma+Nadia.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168651016114175538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menulis itu bisa mengasah kepekaan seseorang. Aku percaya bahwa menulis itu bisa membuat sesorang menjadi orang yang lebih baik, karena ketika ia menulis ia melihat pantulan dirinya atau pemikirannya atau permasalahan dia. &lt;/span&gt;(Asma Nadia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R7q8QedyfiI/AAAAAAAAAb8/okFAVYo9EHo/s1600-h/Andrea+Hirata+pic.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R7q8QedyfiI/AAAAAAAAAb8/okFAVYo9EHo/s200/Andrea+Hirata+pic.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168650513603001890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibaratnya seperti pelukis. Pelukis itu disarankan untuk tidak hanya melukis, tetapi juga banyak membaca. Begitu juga penulis, memang disarankan membaca, tetapi jangan hanya membaca buku sastra.&lt;/span&gt; (Andrea Hirata)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya mengunduh (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;download&lt;/span&gt;) file rekaman wawancara Hernowo dengan dua orang sastrawan muda: &lt;a href="http://sastrabelitong.multiply.com/" target="_blank"&gt;Andrea Hirata&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://anadia.multiply.com/" target="_blank"&gt;Asma Nadia&lt;/a&gt; di website &lt;a href="http://www.mizan.com/" target="_blank"&gt;penerbit Mizan&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://sastrabelitong.multiply.com/" target="_blank"&gt;Andrea Hirata&lt;/a&gt; adalah si penulis novel laris "Tetralogi Laskar Pelangi" dan &lt;a href="http://anadia.multiply.com/" target="_blank"&gt;Asma Nadia&lt;/a&gt; adalah salah satu pendiri Forum Lingkar Pena dan telah mendapat pengakuan pula sebagai salah seorang sastrawati yang banyak menghasilkan novel bernuansa Islam. Ada banyak hal menarik yang mereka ceritakan di wawancara itu. Tidak ada salahnya jika Anda ikut mendengarkan rekaman dalam format MP3 tersebut. Silahkan berkunjung &lt;a href="http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=audio_files" target="_blank"&gt;kesini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=audio_files2nd" target="_blank"&gt;sini&lt;/a&gt; untuk mengunduhnya. Atau, bila Anda ingin mengunduhnya secara langsung, silahkan klik berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mizan.com/audio_files/hernowo_andrea_hirata.mp3" target="_blank"&gt;Wawancara dengan Andrea Hirata&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mizan.com/audio_files/wawancara_dgn_Asma_Nadia.mp3" target="_blank"&gt;Wawancara dengan Asma Nadia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Untuk Anda yang menggunakan perambah &lt;a href="http://www.mozilla.com/en-US" target="_blank"&gt;Mozilla Fire Fox&lt;/a&gt;, klik kanan dan pilih "Save Link As". Jika menggunakan perambah Internet Explorer, klik kanan dan pilih "Save Target As" (saya lupa persisnya untuk IE ini, secara saya yang sudah sejak lama beralih ke &lt;a href="http://www.mozilla.com/en-US" target="_blank"&gt;Mozilla Fire Fox&lt;/a&gt; :)). Kalau saya sendiri mengunduhnya dengan menggunakan &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.download.com/Orbit/" target="_blank"&gt;Orbit&lt;/a&gt;, lebih cepat dan tidak perlu menunggu, program ini sudah menjalankan perintah kita untuk mengunduh sendiri tanpa harus ditunggui.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-560097240982473117?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/560097240982473117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/02/andrea-hirata-dan-asma-nadia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/560097240982473117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/560097240982473117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/02/andrea-hirata-dan-asma-nadia.html' title='Andrea Hirata dan Asma Nadia'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R7q8tudyfjI/AAAAAAAAAcE/F2BkSAxHTRc/s72-c/Asma+Nadia.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-2883777390515357180</id><published>2008-01-22T11:46:00.000+07:00</published><updated>2008-01-22T11:55:21.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Free</title><content type='html'>&lt;object height="355" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Vq74N0_SLEU&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Vq74N0_SLEU&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="355" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari terakhir ini saya sedang rajin mengunduh video dari &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.youtube.com"&gt;Youtube&lt;/a&gt; dengan menggunakan Orbit. Saya mencari video klip untuk beberapa lagu kesukaan saya. Pagi ini saya berhasil mengunduh video klip lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Free &lt;/span&gt;dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lighthouse Family&lt;/span&gt;. Selama ini saya hanya mendengarkan lagu itu. Tetapi kali ini, setelah melihat video klipnya, rasanya di hati begitu terenyuh, mirisss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu ini mengingatkan saya pada lagu lama awal tahun 1990-an yang dinyanyikan oleh Michael Jackson, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Heal the World&lt;/span&gt;. Keduanya sama-sama menyerukan perdamaian di dunia. Pada akhir video klip lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Free&lt;/span&gt; terdapat satu kalimat yang masih lekat dalam ingatan ini: STOP KILLING AND START HELPING. Semoga saja kebebasan untuk menjalani kehidupan yang damai itu bisa dirasakan oleh semua orang di seluruh penjuru dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-2883777390515357180?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/2883777390515357180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/01/free.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/2883777390515357180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/2883777390515357180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/01/free.html' title='Free'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-1731159375485415091</id><published>2008-01-18T09:36:00.001+07:00</published><updated>2008-06-02T13:08:38.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Last Name</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R5ARs6raSaI/AAAAAAAAAbE/vyMwSWWMa_U/s1600-h/Zahid+Renang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R5ARs6raSaI/AAAAAAAAAbE/vyMwSWWMa_U/s320/Zahid+Renang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156641036702468514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika mendaftar untuk membuat akun beberapa imel dan layanan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online &lt;/span&gt;lainnya, saya selalu direpotkan oleh kewajiban menuliskan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;last name&lt;/span&gt; pada formulir pendaftaran. Nama saya hanya satu kata: Saherman. Pembuat formulir berasumsi bahwa nama seseorang selalu terdiri dari dua kata, dimana kata kedua biasanya adalah nama keluarga. Tidak ada nama keluarga setelah nama saya. Akibatnya, saya seringkali harus menuliskan kata lain supaya nama saya terdiri dari dua kata. Kata "lain" itu bisa dari nama panggilan, Herman, yang saya tuliskan sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;first name&lt;/span&gt;. Akibatnya, nama lengkap saya menjadi Herman Saherman.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan untuk memanggil seseorang dengan nama belakang rupanya bukan hanya milik orang Batak yang biasanya adalah nama marga, tetapi juga menjadi kebiasaan bangsa-bangsa yang bahasa ibunya adalah bahasa Inggris. Dengan menggunakan nama panggilan sebagai nama depan dan nama lengkap yang asli satu kata itu menjadi nama belakang, akhirnya nama panggilan saya di layar komputer yang sedang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online &lt;/span&gt;adalah nama asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang ketika mengisi satu formulir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt;, saya mengisi nama depan dengan nama asli, dan menuliskan nama belakang dengan kata Bengkulu, Jakarta, atau apalah. Akibatnya nama panggilan saya yang muncul di layar adalah nama-nama daerah itu. Saya suka geli membacanya. Bayangkan, setelah memasukkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;username &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;password &lt;/span&gt;untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;login&lt;/span&gt;, lalu muncul tulisan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Welcome &lt;/span&gt;Bengkulu" atau "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Welcome &lt;/span&gt;Jakata".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemeluk Islam yang baik, orang tua saya memberikan nama pada anak-anaknya sesuai dengan tuntunan agama ini. "Nama adalah juga doa", demikian tuntunan dalam memberikan nama pada anak. Begitu pun nama saya, Saherman, yang menurut keterangan orang tua saya yang semasa sekolahnya dulu pernah belajar Islam dan bahasa Arab, nama saya mengandung arti "benar-benar manusia". Maksudnya adalah supaya kelak saya menjadi orang yang benar-benar manusia sesuai dengan tujuan penciptaan Sang Khalik: Supaya bertakwa kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula cara memberikan nama untuk anak kami, Zahid. Kata Zahid berarti orang yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zuhud&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zuhud &lt;/span&gt;itu adalah "sikap hidup yang tidak rakus atau terlalu cinta pada kehidupan dunia". Orang yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zuhud &lt;/span&gt;berarti adalah orang yang menjalani kehidupan dengan seimbang dalam pencapaian kebahagiaan di dunia dan di akhirat (kehidupan abadi setelah kehidupan di dunia ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya nama dengan satu kata yang membuat repot pemiliknya. Nama yang lebih dari dua kata pun turut kewalahan ketika mengisi formulir tertentu. Bisa dibayangkan bagaimana mengisi nama-nama yang kadang disertai gelar kebangsawanan sekaligus. Bayangkan seseorang ketika hendak menuliskan namanya secara lengkap, "Raden Mas Arya Panangsang Suryo Prayogo" (maaf kalau contoh ini memiliki kesamaan dengan nama Anda atau kerabat Anda). Contoh lainnya adalah nama anak saya sendiri yang terdiri dari empat kata. Maunya supaya kata-kata pada nama merupakan doa yang semoga dikabulkan oleh-Nya, ternyata malah bikin repot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain menyangkut penulisan. Nama saya memiliki kemiripan dengan nama-nama yang kebanyakan dimiliki orang lain. Akibatnya nama saya pun sering kali salah dituliskan oleh orang lain. Di KTP, STNK, amplop surat, data di sebuah lembaga atau organisasi, adalah beberapa tempat penulisan nama saya yang keliru. Nama saya Saherman, namun sering ditulis Suherman. Sependek pengetahuan saya (halah... ini meniru cara bicara Patra Zein, direktur YLBHI, kalau di forum diskusi), di Indonesia nama orang lain yang sama persis dengan nama saya terdapat di database pasien Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Ini saya ketahui ketika berobat untuk kedua kalinya di rumah sakit itu sekitar empat tahun lalu. Ketika mengecek di &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.google.com/"&gt;google&lt;/a&gt;, ternyata nama saya keluar begitu banyaknya. Banyaknya nama saya yang muncul dari hasil pencarian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;google &lt;/span&gt;itu bukanlah karena saya orang terkenal di seantero dunia maya, tetapi karena nama itu juga dimiliki oleh orang lain di daratan benua Eropa sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik awal. Kesulitan mengisi formulir yang mewajibkan menulis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;last name&lt;/span&gt; bagi pemilik nama dengan satu kata atau lebih dari dua kata harusnya difasilitasi oleh pemilik atau penyedia formulir. Ada baiknya membuat formulir seperti yang kebanyakan terdapat di tanah air, yang menyediakan dua isian untuk nama, yakni nama lengkap dan nama panggilan. Dengan demikian, orang seperti saya yang memiliki nama yang hanya satu kata tidak akan menglami kerepotan semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-1731159375485415091?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/1731159375485415091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/01/last-name.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1731159375485415091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1731159375485415091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/01/last-name.html' title='Last Name'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kZthxFi_LTw/R5ARs6raSaI/AAAAAAAAAbE/vyMwSWWMa_U/s72-c/Zahid+Renang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-3233895072319588475</id><published>2008-01-14T16:44:00.004+07:00</published><updated>2008-06-02T13:11:36.942+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Home Schooling</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/R4sxTEtyk3I/AAAAAAAAAAo/3QZoNjt8ZiQ/s1600-h/IMG_0083.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/R4sxTEtyk3I/AAAAAAAAAAo/3QZoNjt8ZiQ/s200/IMG_0083.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155268402208740210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Weekend boo...lagi menunggu suami dan anak tercinta beli bakso, iseng-iseng nyiapin tumis kangkung. Karena tidak ada TV di rumah, seperti biasa sambil beraktifitas cari-cari channel yg enak di denger. Eh.. tidak sengaja ada diskusi menarik di &lt;a href="http://www.smartfm.co.id/"&gt;Smart FM&lt;/a&gt; tentang &lt;a style="font-style: italic;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Homeschooling"&gt;Home Schooling&lt;/a&gt;. Wah kayaknya sih dah ketinggalan lama karena pas kulirik jam di dinding sudah menunjukkan pukul 11.35. "Aah tak apalah, lebih baik terlambat kan daripada tidak sama sekali" pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/www.ayahedy.com"&gt;Ayah Edy&lt;/a&gt;, narasumber diskusi &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Homeschooling"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;home schooling&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di smart FM ini, akan menyelenggarakan sebuah seminar bertajuk "merancang sukses anak sejak dini" di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu 1 Januari 2008. Seminar ini memerlukan tiket senilai Rp 400.000 setiap peserta. Uang segitu dah termasuk makan sian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;a href="http://www.blogger.com/www.ayahedy.com"&gt;Ayah Edy&lt;/a&gt;, mayoritas orang tua kurang PD dengan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Homeschooling"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;home schooling&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Alasannya adalah karena khawatir anaknya tidak bisa bersosialisasi dengan orang lain. &lt;a href="http://www.blogger.com/www.ayahedy.com"&gt;Ayah Edy&lt;/a&gt; mencontohkan misalnya seorang anak sekolah di SD yg jumlah siswanya 400-500 orang, toh mustahil juga dia akan bersosialisasi dengan anak-anak lain sejumlah itu. Pasti dia hanya akan berinteraksi dengan 1 atau 2 kelas aja. Sebenarnya itu tidak perlu dikhawatirkan, karena komunitas &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Homeschooling"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;home schooling&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; kan juga tidak sedikit, insya Allah tidak akan kesusahan dengan sosialisi. Jadi ya... masih bisa jadi salah satu alternatif lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling menarik adalah cerita &lt;a href="http://www.blogger.com/www.ayahedy.com"&gt;Ayah Edy&lt;/a&gt; mengenai keberhasilan seorang ayah dari lima anak di yogyakarta. Beliau adalah seorang dosen pascasarjana &lt;a href="http://www.ugm.ac.id/"&gt;UGM&lt;/a&gt; (entah aku lupa di bidang apa) yang membimbing kelima putranya di rumah. Beliau sendiri yg menjadi "dosen". Ternyata putranya berhasil membuat alat pendeteksi jantung (jelasnya apa gitu) yang sangat canggih. tapi sangat disayangkan, alat tersebut ternyata dipatenkan di Jerman, bukan di negara kita tercinta (pemerintah emang tidak pernah menghargai hasil karya anak bangsa kan?...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...memang terserah dan kembali kepada diri kita ya, mau home schooling atau tidak. Kalau kita merasa masih cukup tenaga untuk mendidik putra-putri kita sendiri, kayaknya emang sangat baik. Kalau tidak bisa ya harus disekolahkan di sekolah yg tepat. Yang pasti kita sudah tahu ada alternatif lain menghadapi mahalnya biaya pendidikan sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu,12 Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-3233895072319588475?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/3233895072319588475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/01/home-schooling.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/3233895072319588475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/3233895072319588475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2008/01/home-schooling.html' title='Home Schooling'/><author><name>Naning</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10467411097930143080</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/R4sxTEtyk3I/AAAAAAAAAAo/3QZoNjt8ZiQ/s72-c/IMG_0083.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-1982998311687837577</id><published>2007-09-03T10:27:00.001+07:00</published><updated>2008-06-02T09:49:18.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Bicara dengan jelas</title><content type='html'>Sabtu malam, 1 September 2007. Selepas shalat Isya tadi, saya, Zahid, ibunya dan mbak Eni (anaknya mbok de yang mengasuh Zahid saat ini) bersilaturrahim ke rumah Ibu Mardhiyah. Sudah beberapa bulan terakhir tidak berkunjung. Paling kalau lewat depan toko yang ada di depan rumahnya saat jalan-jalan menunggangi "kuda Jepang", kami menyapanya. Malam minggu begini, hari libur pula, memang sepantasnyalah bersilaturrahim ke sanak dan handai taulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Mardhiyah bilang ke saya kalau Zahid sudah jelas bicaranya sekarang. Tidak cadel seperti anak-anak yang lain. Dia bercerita ada anak yang belum bisa bicara lancar, menyebutkan kata "kelaparan" menjadi "kelapangan". Ibu menebak, Zahid kalau diajak bicara sama ayah-ibunya gak pernah dibuat-buat cadel begitu kan? Saya meng-ya-kan. menurut Ibu, anak-anak kalau diajak bicara cadel maka anaknya juga terbiasa untuk melafadzkan kata dengan cadel pula.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak yang masih kerabat Ibu tidak bisa menyebut kata yang ada unsur huruf "R" seperti orang batak yang begitu jelas menyebutnya. Kemudian, kata Ibu, ia diminta untuk memberi makan ayam setiap hari. Anda tahu kan bagaimana memanggil sekawanan ayam untuk memberinya makan? "Kurrrrrr... kurrrrrr...kurrrrr", tentu sembari menaburkan jagung atau makanan ayam lainnya. Dengan seringnya memberi makan ayam ini, si anak tadi jadi bisa menyebutkan kata yang memiliki huruf "R" dengan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi intinya, lebih baik mengajak anak bicara sejak bayi dengan jelas sejelas-jelasnya. Tidak dibuat-buat. Dengan demikian anak akan belajar melafadzkan dengan jelas pula. Ucapkanlah kalimat "wajah berseri-seri" pada anak kita, bukan "wajah belseli-seli".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-1982998311687837577?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/1982998311687837577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/09/bicara-yang-jelas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1982998311687837577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1982998311687837577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/09/bicara-yang-jelas.html' title='Bicara dengan jelas'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-1161990095773135495</id><published>2007-09-03T10:05:00.000+07:00</published><updated>2007-09-03T10:15:56.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Naik Tangga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/Rtt7idUpupI/AAAAAAAAAAM/Abaj0TbmlhU/s1600-h/Naik-tangga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/Rtt7idUpupI/AAAAAAAAAAM/Abaj0TbmlhU/s400/Naik-tangga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5105810434471606930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anak-anak memang suka mencoba-coba apa yang ia lihat orang lain melakukan sesuatu. Zahid mencoba naik tangga setelah ibunya selesai mengganti lampu di depan rumah menggunakan tangga itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-1161990095773135495?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/1161990095773135495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/09/naik-tangga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1161990095773135495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1161990095773135495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/09/naik-tangga.html' title='Naik Tangga'/><author><name>Naning</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10467411097930143080</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gGKKMfAEvVo/Rtt7idUpupI/AAAAAAAAAAM/Abaj0TbmlhU/s72-c/Naik-tangga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5218607443566050244</id><published>2007-08-31T18:08:00.000+07:00</published><updated>2007-09-01T21:11:12.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogwalking'/><title type='text'>Pernik Ilmu</title><content type='html'>Blogwalking sore ini saya menemukan satu blog menarik, karena mengkhususkan berisi tentang ilmu pengetahuan. Luar biasa. Hal semacam ini yang saya kagumi, setelah sebelumnya saya sangat memuji kepeloporan Johanes Surya dalam menjadikan Ilmu Fisika sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang menarik bagi anak-anak. Johanes Surya mengantarkan anak-anak Indonesia membawa pulang medali emas pada beberapa kali Olimpiade Fisika. Blog ini berjudul &lt;a href="http://myscienceblogs.com/kids"&gt;Pernik Ilmu&lt;/a&gt;. Sepertinya, blog satu ini memang ditujukan untuk anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori sajian dalam blog ini adalah Bumi, Cuaca, Fauna &amp;amp; Flora, Fisika, Pesawat, Semesta, Tubuh Kita, dan Umum. Dari Kategorinya saja kita sudah memberikan clue apa yang akan kita dapati darinya. Jangan membayangkan hal-hal yang rumit yang susah kita pahami seperti yang pernah saya dapati saat menjadi siswa sejak 20 tahun silam. Sore ini postingan yang saya baca adalah "Mengapa Tinja Bau", "Gaya Menyebabkan Benda Diam atau Berbalik Arah" serta tentang "Gerhana Bulan". Pemilik blog ini berusaha menjelaskan fenomena alam dengan bahasa yang mudah dicerna, dan tentu saja, tidak membuat kita "jenuh" untuk mempelajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini saya temukan saat mengunjungi &lt;a href="http://asiablogging.com/"&gt;Asia Blogging Network&lt;/a&gt;. Saya sarankan Anda untuk mengunjungi dan menikmati hidangan blog ini. Buat saya, isinya membantu saya untuk memahami fenomena alam, serta menjadi pengetahuan dasar bagi saya untuk menyajikannya pada anak kami Zahid. Selamat menikmati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5218607443566050244?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5218607443566050244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/pernik-ilmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5218607443566050244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5218607443566050244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/pernik-ilmu.html' title='Pernik Ilmu'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-5650592729802569692</id><published>2007-08-21T10:58:00.004+07:00</published><updated>2008-06-02T13:07:34.129+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Kacamata di dalam segelas teh</title><content type='html'>Selasa lalu saya mengikuti sebuah workshop. Kegiatannya sendiri berlangsung pada Senin dan Selasa. Di hari kedua ini, saya sedikit menderita karena tidak memakai kacamata. Sementara panduan penggunaan program komputer untuk pengelolaan data kasus ada di layar proyektor. Laptop di meja hanya menampilkan program yang masih sama-sama kami ujicoba penggunaannya. Tentu saja mata silindris saya tidak bisa melihat dengan jelas ke arah proyektor. Beginilah kekurangannya kalau sudah memiliki "cacat" dalam penglihatan, sementara kacamata sebagai alat bantunya tertinggal di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/SA1SLDfcEtI/AAAAAAAAABU/OlAGF8xqQuU/s1600-h/Pingping%26Tupi.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/SA1SLDfcEtI/AAAAAAAAABU/OlAGF8xqQuU/s400/Pingping%26Tupi.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191896295297258194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, pagi hari sebelum berangkat ke kantor selasa itu, Zahid mengajak saya untuk nonton Ping-Ping dan Tupi di komputer. Kedua tokoh binatang ini merupakan tokoh film kartun untuk anak, yang isinya juga menceritakan dunia binatang. Ping-Ping sendiri adalah tokoh yang merepresentasikan Pinguin, hewan dari Kutub Selatan. Tupi, sudah bisa ditebak dari namanya, adalah seekor Tupai. Film ini sangat menarik sekaligus mendidik, memberikan pengetahuan mengenai dunia binatang--jenis, Perilaku, habitat, serta banyak hal dengan keberagamannya. Zahid suka sekali menonton film ini. Kami hanya memiliki dua CD Pertualangan Ping-Ping dan Tupi. Keduanya kami putar berulang-ulang sesuai dengan permintaan Zahid atau sekedar mengalihkan perhatiannya ketika tantrum sedang melanda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan yang cukup prinsipil, kami tidak memiliki televisi di rumah. Perangkat untuk menonton berbagai cakram film adalah CDRom komputer. Sedang asyik menonton, saya lengah. Saat saya sedang memperhatikan film di layar, Zahid telah memasukkan kacamata yang masih di dalam wadahnya ke dalam segelas teh yang ada di meja. Saya kaget. Langsung saya mengeluarkan kacamata yang sudah berendam di dalam teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersihkan kacamata dan meletakkannya di rak buku. Setelah selesai menonton, mematikan komputer, berganti pakaian, lalu saya bersiap untuk berangkat kerja. Zahid dengan tenang melepas keberangkatan saya seperti biasa, bersalaman, mengucap salam padanya dan dijawab "Alaikum salam" dengan suara khas seorang anak 2 tahun yang sangat membahagiakan saya sebagai ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zahid senang sekali melakukan apa saja untuk mengetahui apa dampaknya. Untuk beberapa hal yang berkaitan langsung dengan saya atau ibunya, ia akan mengetahui apa saja reaksi kami kalau ia melakukan ini itu, dan menjadi bahagia kalau reaksi itu bisa ia dapatkan secara berulang-ulang. Seperti yang saya baca di dalam beberapa buku &lt;a style="font-style: italic;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Parenting"&gt;parenting&lt;/a&gt;, sampai dengan usia 5 tahun, anak-anak cepat sekali menyerap banyak pengetahuan sekelilingnya. Keisengan Zahid bisa macam-macam, mulai dari menumpahkan air minum atau makanan secara tiba-tiba ke lantai tanpa sebab yang kami ketahui secara  pasti sampai memasukkan kacamata ke dalam gelas berisi teh hangat. Barangkali ekspresi kekagetan pada wajah orang tuanya menjadi sensasi yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keisengan anak adalah sebuah proses ingin tahu. Kami selalu berusaha untuk tidak marah pada anak kami. Sebagai orang tua, kami memang harus terus berusaha memahami prilaku anak. Beberapa buku kami baca. Istri saya adalah seorang guru dan berpengalaman di beberapa sekolah Islam terpadu dengan konsep pendidikan yang sudah maju. Pengalaman dalam mendidik anak-anak menjadikannya begitu pandai dan sabar dalam membimbing anak kami Zahid. Dalam hal ini, saya memang harus banyak belajar pada istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di kantor, saya baru menyadari kalau kacamata saya tidak ada. Tertinggal di rak buku. Saya tidak menyalahkan Zahid. Saya senang, sebab saya masih memiliki kesempatan untuk bermain bersama anak kami di pagi hari. Saya yakin, kesempatan semacam ini memiliki peran penting untuk tumbuh kembang anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;update 22 April 2008:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Zahid telah memiliki satu paket CD Pingping dan Tupi (isi 10 keping). Belinya saat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Islamic Book Fair 2008&lt;/span&gt; beberapa waktu lalu. Anda bisa membelinya saat pameran buku, lebih murah kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-5650592729802569692?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/5650592729802569692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/kacamata-di-dalam-segelas-teh.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5650592729802569692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/5650592729802569692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/kacamata-di-dalam-segelas-teh.html' title='Kacamata di dalam segelas teh'/><author><name>Herman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02091094857362148389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/-u8utK3EFXEI/TVjvLVnUgHI/AAAAAAAAA8g/gqk_jfBJf20/s220/herman-small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/SA1SLDfcEtI/AAAAAAAAABU/OlAGF8xqQuU/s72-c/Pingping%26Tupi.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-4746507921865376923</id><published>2007-08-16T14:13:00.000+07:00</published><updated>2007-08-16T14:19:21.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan'/><title type='text'>Menemukan portal alumni</title><content type='html'>Mencari informasi seorang teman melalui &lt;a href="http://www.scroogle.org/"&gt;scroogle&lt;/a&gt;, ternyata saya justru menemukan situs &lt;a href="http://alumni.ugm.ac.id/"&gt;portal alumni&lt;/a&gt; kampus tempat saya dulu menimba ilmu. Senang sekali rasanya, bisa melihat data saya ada di sana. Itu artinya saya betul-betul terdaftar di situ. Saya sendiri merasa senang karena situs yang ada--menurut catatan di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;footer&lt;/span&gt;--sejak tahun 2005 merupakan salah satu saluran untuk mencari jejak kawan yang sudah lama tak berjumpa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs portal alumni ini merupakan media komunikasi dan pusat informasi bagi semua alumni. Isinya ada informasi mengenai alumni, cerita dan profil alumni, agenda, serta lowongan kerja dan beasiswa. Oh ya, untuk bisa bergabung di situs ini, kita harus memastikan bahwa kita benar-benar pernah kuliah di sini. Caranya, ketikkan nama lengkap kita, lalu perintahkan mesin pencari untuk menemukan data kita. Setelah nama kita muncul, lalu kita konfirmasi bahwa itu benar inforasi tentang kita. Setelah beres, barulah kita bisa mendaftar untuk bisa bergabung di dalam komunitas portal alumni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelola akan memberikan persetujuan keanggotaan kita di komunitas alumni dalam waktu 48 jam. Tentu saja, setelah pengelola mengecek database yang dimiliki dan yakin bahwa informasi yang kita berikan adalah benar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-4746507921865376923?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/4746507921865376923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/menemukan-portal-alumni.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/4746507921865376923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/4746507921865376923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/menemukan-portal-alumni.html' title='Menemukan portal alumni'/><author><name>Hening</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04932098505547372149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3298142413846255112.post-1793208044712764236</id><published>2007-08-14T13:52:00.000+07:00</published><updated>2007-08-15T12:20:47.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Zahid Flu dan Filek, Ayahnya Tertular</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/RsF1kto8DWI/AAAAAAAAAAM/dMGI3FAh33Y/s1600-h/Zahid+%281%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/RsF1kto8DWI/AAAAAAAAAAM/dMGI3FAh33Y/s320/Zahid+%281%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098485526747155810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa bilang flu dan filek hanya menular dari orang dewasa kepada anak-anak? Zahid, anak kami, flu dan filek sudah sekitar seminggu ini. Kemarin, saya mulai merasakan hal yang sama. Hidung kami kami kadang tersumbat kadang mengeluarkan isinya dengan sering. Berzin sesekali terjadi. Pada Zahid sendiri, saya dan ibunya berusaha mengantisipasi supaya ingus yang keluar dari hidungnya tidak sampai membentuk angka sebelas. Lap basah telah siap sedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zahid yang pada usianya 2 tahun ini semakin kelihatan ceria. Namun keceriaanya sempat terganggu oleh flunya ini. Menurut situs &lt;a href="http://www.sehatgroup.web.id/"&gt;sehatgroup&lt;/a&gt;, bila diketahui dalam kurun waktu 48 jam sejak pertama kali gejala timbul, flu yang diderita oleh anak dapat diobati dengan memberikan obat-obatan anti virus yang dapat memperpendek masa infeksi hingga 1 atau 2 hari. Anak perlu perawatan khusus dengan memberikan banyak cairan dan kenyamanan ekstra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini lebih dikarenakan virus, bukan bakteri. Kebiasaan dokter di Indonesia memberikan antibiotik setiap kita sakit (termasuk pada anak) membuat kami enggan mematuhi kehendak dokter. Biasanya, dari vitamin, antibiotik dan benda-benda lain dari apotek, kami akan membuang antibiotik yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari salah satu tulisan di JAMA &amp;amp; Archives Journal-American Medical Assoociation yang saya baca di situs &lt;a href="http://www.sehatgroup.web.id/"&gt;sehatgroup&lt;/a&gt; pula, antibiotik tidak memiliki manfaat bagi sakit flu karena hanya membunuh bakteri, bukan virus. Penggunaan antibiotik yang tidak dibutuhkan justru menjadi penyebab utama bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Akibatnya, antibiotik justru memberikan peningkatan masalah pada kesehatan di dunia. Bakteri yang sudah kebal pada antibiotik menyebabkan sakit serius bahkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat bagaimana dokter-dokter yang saya jumpai kalau berobat getol sekali memberikan antibiotik. Sekarang, obat pembunuh bakteri ini selalu kami cegah masuk ke dalam tubuh, bahkan tubuh anak kami Zahid yang sedang lucu-lucunya. Yang kami lakukan kalau sakit biasanya dengan meningkatkan asupan makanan yang baik ke dalam tubuh. Seperti iklan, "Jika sakit berlanjut, hubungi dokter."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya ikut terkena flu. Zahid sepertinya sudah mengalami pemulihan. Senang juga melihatnya selalu ceria. Sebab, hidup memang harus dijalani dengan ceria.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3298142413846255112-1793208044712764236?l=gadogadohening.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadogadohening.blogspot.com/feeds/1793208044712764236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/zahid-flu-ayahnya-tertular.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1793208044712764236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3298142413846255112/posts/default/1793208044712764236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadogadohening.blogspot.com/2007/08/zahid-flu-ayahnya-tertular.html' title='Zahid Flu dan Filek, Ayahnya Tertular'/><author><name>Hening</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04932098505547372149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tobAI3uJhS4/RsF1kto8DWI/AAAAAAAAAAM/dMGI3FAh33Y/s72-c/Zahid+%281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
