Naning

Sekolah di ACT


Selasa 17102017

Mudahnya mendaftar sekolah...😘

Saya ingat betul bagaimana mudah dan simplenya proses pendaftaran sekolah anak-anak kami, Zahid dan Fatih saat kami pindah ke Australia pertengahan 2015 lalu.

Kami datang bulan Juli yang saat itu di Aussie berarti pertengahan tahun ajaran. Karena di sana start Januari dan end Desember. Berbeda dengan di Indonesia yang  memulai tahun pelajaran di Bulan Juli dan berakhir di bulan Juni. Saya fikir akan ribet karena kami darang saat pertengahan tahun..tapi ternyata sangat mudah, jauh dari persangkaan kami😊. Kesimpulan sementara, prinsip mereka "kalau bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit??" Kebalikan dengan di sini kalau menurut pengalaman saya👌

Saya ingat prosesnya. Saat kami datang ke Aussie, tiga hari setelah jetleg saya dan anak2 sudah cukup mereda,  suami langsung melaporkan via email ke semacam dinas pendidikan Australia. Menyampaikan informasi bahwa putra kami Usia 10 dan 6 tahun sudah sampai di sini, dan bertempat tinggal di Suburb ini, dan menyampaikan ingin sekolah di Primary school ini. Seingat saya yang dilampirkan hanya akte kelahiran yg sudah kami terjemahkan ke dalam bahasa inggris dan bukti kami tinggal di suburb ini. Thats all👌

Hari berikutnya kami sudah mendapat baasan email. Menjelaskan bahwa data sudah diterima oleh dinas, diforward ke sekolah yg kami inginkan dan kami akan dihubungi langsung oleh pihak sekolah. Betul saja... tidak perlu menunggu berhari2 dan wira wiri ke sana kemari, cukup berdiam diri di rumah,  kami dihubungi oleh pihak sekolah yang kami inginkan. Mereka mohon maaf sekali karena sudah full, jadi tidak bisa menerima dua putra kami. Apakah mereka bohong??? Oooh...tentu tidak. Di Canberra, Australia tdk  mungkin ada praktek semacam itu. Mereka sampaikan full berarti memang full, kalau ingin tetap masuk harus menunggu

Ketika kami di hubungi pihak sekolah, mereka menyampaikan bahwa mereka sudah menghubungi sekolah lain yg cukup dekat dengan kami ( Florey PS).  Mereka masih ada quota..dan akan segera menghubungi kami. Betul sekali, satu hari setelah itu kami dihubungi untuk melakukan wawancara dengan anak2. Saat kami datang dengan anak2, kami hanya ditanya soal2 sederhana, tentang keberadaan kami di Australia dan berapa lamanya. Anak2 diajak bicara sebentar hanya karena ingin mengetahui krmampuan bahasa inggrisnya. Thats all. Yang pasti kami merasa dihormati, dihargai dan  dimanusiakan sekali. Mereka memperlakukan kami seperti penduduk setempat yg sudah lama tinggal..tidak mendeskriditkan dan tidak meremehkan. Indahnya kehidupsn dan sistem pendidikan dll

Hari berikutnya anak2 sudah mulai masuk sekolah. Sengaja memang untuk trial kesiapan mereka. Setelah tiga hari, mereka memanggil kami lagi. Menyampaikan hasil pengamatan mmereka terhadap dua putra kami. Intinya, agar belajarnya lebih nyaman, dua putra kami sebaiknya, disarankan untuk masuk Charnwood PS dulu. Ini bukan lembaga kursus, tapi memang  sekolah yg disiapkan oleh government untuk tempat belajar siswa siswi dari berbagai negara yang baru datang ke Australia. Jadi semacam sekolah dengan program khusus pendalaman bahasa inggris untuk non Aussie.

Seperti anak2 indonesia pada umumnya, kebanyakan atau mayoritas memang masuk Charnwood dan sekolah lain semacamnya. Lamanya anak2 di sini, satu term atau dua term tergantung dari kemampuan anak. Yg mungkin basic bagasa inggrusnya sudah bagus biasanya cukup satu term.. tapi bila ada yg belum mantap, bisa dua atau 3 term sebelum masuk ke sekolah yg diinginkan. Kesiapan anak2 untuk pindah ke sekolah tujuan juga dwngan observasi yg lengkap, bukan semata2 keinginan anak dan orang tua.

Dan...begitu bagus dan rapinya sistem mereka, sebelum anak2 pindah ke sekolah tujuan, mereka menghadirkan dahulu pihak sekolah tujuan. Kebetulan Zahid Fatih memilih Macquarie PS. Otomatis saat graduation, kepala sekolah MPS dan bbrp guru hadir di CDS dan diperkenalkan bahwa dua anak kami ini calon siswa di sekolah mereka. What a lovely teachers and education system😘.

Baca selengkapnya....

Kegiatan di Canberra

🌹*Kegiatan keislaman*🌹

Awal datang ke Australia jujur saya seperti orang linglung. Pasti teman2 bisa membayangkan bagaiman bila teman-teman hadir di tempat baru yang semuanya asing. Tidak satupun teman yang sudah kita kenal ada di tempat baru kita. Dan sayapun mengalami hal serupa. Yaa hal serupa. Tapi alhamdulillah hanya satu pekan saya merasakan itu.

Yakin hanya satu pekan?? Yups...seingat saya hanya satu pekan. Pasalnya hari ahadnya saya sudah mulai mengenal dan dikenal oleh beberapa orang yang saya temui saat acara UCKUM (University of Canberra Kumpul Untuk Mengaji). Ini tidak lain karena andil suami saya tercinta yang jauh2 hari sudah aktif sebagai pengajar di TPA UC, dan mengenalkan kepada teman2nya bahwa istrinya tercinta adalah seorang guru dan lulusan pesantren dan sastra arab. Alamaaakkk....

*UCKUM*

Saya ingat betul pertama kali saya berkumpul bersama komunitas muslim Canberra ya di Great room UC ini. Tak disangka, ternyata jumlahnya luar biasa banyak. Mungkin saat itu sekitar 70-100 orang hadir dalam acara itu. Mereka yg hadir pun komentar, waaah..ramai sekaliiii. (Ooo..berarti biasanya tdk seramai ini). Saya baru sadar saat acara di mulai oleh pembawa acara, kenapa hari ini penuh sekali. Saya agak lupa bila saya sampai di Australia ini kan persis satu pekan setelah lebaran. Ternyata hari ini adalah hari halal bi halal UCKUM. Mereka mengundang penceramah dari luar komunitas, yaitu phd Student ANU ust. Muntahibun Nafis yang ternyata adalah kakak tingkat saya di sastra arab Yogya (saya blm pernah bertemu dan mengenal beliau sebelumnya, tapi suami yg mengenalkan saya kepadanya). Jadilah di akhir ceramahnya beliau mengamanahkan kepada hadirin untuk bersama2 memajukan islam di canberra, mumpung ada tambahan  tenaga yg hadir, yaitu mba Naning..eeeaaa... bahasa saya itu mah👌

*TPA UC*

Karena salah satu sebab itula mungkin selain promosi suami saya sebelumnya, akhirnya saya masuk commite guru TPA UC yg beranggotakan sekitar 6 orang. Dan sejak itulah secara otomatis kegiatan saya mulai berjalan. Setiap sabtu ( kadang ahad) saya mengajar TPA  UC dan kadang mengisi kajian ibu2. Alhamdulillah... kebiasaan saya mengajar sejak 2002 hingga 2015 ini tidak berhenti dengan kepergian atau kepindahan saya ke Australia.

*Pengajian Keluarga*

Kegiatan yang saya ikuti berikutnya adalah PK (pengajian keluarga). Kami mengikuti pengajian ini karena diajak oleh mas Rian (phd student ANU) yang dahulunya adalah seorang diplomat, beserta mba Vindy istrinya. Awalnya saya ada perasaan malu dan tidak percaya diri masuk komunitas ini, tapi karena dijelaskan ini itu oleh mas Rian dan mba Vindy, akhirnya bismillah kami mantab.

Dan alangkah kagetnya saya saat hadir di pengajian ini. Ternyata ibu2 yang hadir menyapa saya dengan panggilan yang aneh.."ustadzah".😳

Sepulang dari acara ini saya langsung tanya suami. Apakah dia lagi yang mengenalkan saya sebagai ustadzah?? Suami saya menjawab tidak. Karena suami saya bilang 6 bulan di sini belum pernah ikut pengajian ini sekalipun, alasannya karena judulnya pengajian keluarga, sedangkan januari-juni lalu diakan melajang😊. Jadi saat saya hadir bersama anak2 baru pak suami memberanikan diri karena sudah bawa keluarga😂. Naaah... sayapun mencari tahu siappa kira2 yang mengenalkan namma saya ke ibu2 jamaah ini,  dan sebagai ustadzah. Sebulan setelah itu barulah saya tahu darimana simbernya.  Ooooh... inilah bagusnya jamaah pengajian yang saya ikuti  hampir 15 tahun terakhir. Ikatan persaudaraannya tdk terbatas hanya satu negara, bahkan di negara lainpun yg belum kami kunjungipun, kami bs langsung dikenal dan mengenal...

Begitulah, akhirnya setiap sabtu sore dua pekan sekali kami mengikuti pengajian keluarga ini. Tempat pastinya sebenarnya inside campus ANU. tapi bila ternyata bersaamaan dg kegiatan keislsman yg lain, kegiatan PK dilakukan dari rumsh ke rumah. Sangat ramai dan menyenangkan.

.*Khataman*
Kegiatan berikutnya yang saya ikuti adalah pengajian khataman. Pengajian ini di laksanakan sebulan sekali, setiap sabtu siang pekan ke empat. Bila kegiatan PK lebih sering mendengarkan ceramah dan diskusi, maka pengatian khataman ini memulai kegiatannya dg membaca al quran bersama2 juzz 30. Masing2 yg hadir membaca satu surat yg ditentukan, dan 4 surat pendek yang terakhir di baca bersama2. Setelah itu baru mendrngarkan ceramah dan diskusi..
Suami saya memang sudah beberapa kali ikut ini sebelum kedatangan saya dan anak2 , karena memang beberapa sahabatnya saat S1 aktif dalam pengajian ini. Salah satunya adalah teman sekelasnya di Gajah Mada dulu, Bayu Dardias. seorang pengamat politik dan dosen Fisip UGM yg sedang mengambil S3 di ANU.

*Tahsin Online*
Ini juga cerita sedikit lucu. Saya ini masih proses belajar tahsin, lhaa kok saya diminta dan dipaksa mengajar tahsin. Ditolak dengan cara apapun tidak bisa...
Saya sampaikan ke beliau2..mungkin iya hafalan saya lebih (sedikit lebih banyak) dibanding teman2, tapi kalau menjadi guru tahsin, rasanya saya belum pantas. akhirnya yaaa bismillah saya, sambil menunggu yg betuuuulll betul kompeten, saya pun bismillah memberanikan diri.

*Pengajian Muslimah*
Kegiatan ini awalnya kami lakukan sepekan sekali, sabtu pagi. Tapi karena padatnya kegiatan keidlasman di Csnberra yg sering beririsan, akhirnya kami putuskan menjadi dua pekan sekali.

Anggota pengajian muslimah ini adalah ibu2 peserta pk. Mereka butuh wadah sendiri untuk belajar, berdiskusi dan penguasaan al quran dan ilmu keislaman lainnya. Tidak cukup hanya saat ceramah di pk. Jadi hafalan al quran, bahasa arab, tahsin dan kultum kami biasakan di PM ini.
Yang saya ingat memang tidak terlalu banyak anggota nya. Yakin bukan karena tidak berminat, tapi lebih karena amanah study dll yg tiada habisnya.
Teman2 yang aktif di PM ini diantaranya..
1. Dina Yulia (phd Melb Uni)
2. Dyah Panuju (phd UNSW)
3. Evi Arfianti (phd ANU)
4. Anna Falentina (phd ANU)
5. Medria Herdinata (phd UNSW)
6. Nadya Farah (phd ANU)
7. Osmarty ( PR )
8. Ida Susanti Elis ( PR )
9. Yessi Vadilla (phd ANU)
10. Asy Syahidah Al Haq(Master ANU)
11. Vindy (spouse )
12. Dst...
    
     Ada sekitar 25
     yg datang dan pergi betgantian

*Kajian Online Interstate*
Ini kami lakukan sepekan sekali. Baik dari Adelaide, perth, Sydney, Darwin, New Zealand, kebetulan minus melbourne dan Queensland.

Perbedaan waktu... Disinilah tantangan kajian online interstate. Karena perbedaan waktu yg sampai 2 jam, sulit sekali bs full anggota dan ontime. Tapi tetap lancar, alhamdulillah ala kulli hal

*Private mengaji*
Ini kebetulan juga menjadi kesibukan saya semenjak 6 bulan menetap di Aussie. Memegang 3 amanah 2x sepekan di masing rumah, menjadikan suami saya akhirnya berkomentar dengan kegiatan hari2 saya. Sayapun akhirnya mengalah, mengurangi sedikit demi sedikit yg bisa digantikan oleh orang lain "Perasaan yang kuliah ayah, kenapa yg sibuk ibu yaa??"😳

Percayalah wahai suamiku... kesibukanku adslah kesibukan dakwah, karena memsng ilmu dan kemampuanku hanya di sisi itu..

*Kajian ramadhan KBRI*

Ini adalah kegiatan saya kesekian yang sedikit "dipaksa" oleh keadaan. Awalnya saya betul2 menolak permintaan ini. Mengisi kajian ibu2 DWP KBRI Canberra beserta ibu Dubes adalah hal yang tidak bisa dianggap enteng. Bayangkan kawan..puluhan kali saya menolak, tapi teman2 saya bilang ini menolaknya kurang beralasan. Tidak adalagi yg bisa mengisi kajian ibu2 itu (lebbbayyy). Yaaa sudahlah..bismillah, saya pun hadir di kantor DWP dengan fikiran yg tidak karu2an. Hanya berdoa pada Allah dan pertolonganNya saja yg menjadikan saya tidak pingsan di tempat itu.
Alhamdulillah... ternyata memang tidak semengerikan yang saya bayangkan..kajian dan diskusi dapam banyak hal pun lancar. Alhamdulillah.

Baca selengkapnya....

🛤🛤  Jalan indah Kampung Kami 🛤🛤

Jumat 13102017

Kawan...
Terima kasih sudah senantiasa berprasangka baik pada kami/saya.. saya yakin prasangka2 baik kawan2 semua adalah doa2 indah untuk kami yang tinggal di kampung pedalaman ini😘👌

Pagi ini "seharusnya" adalah pagi yang istimewa u saya. Adik saya yg biasanya masuk kantor, tadi malam menyampaikan bahwa kantornya libur dan dia bersedia mengantar kakaknya ini u besuk anak tersayang di pesantren. Jadilah jadwal besuk yg biasanya berangkat dr rumah pukul 14.00, hari ini direncanakan berangkat pukul 07.00. Alangkah bersyukur dan bahagianya..😘

Tapi kawan, itu adalah rencana kami, rencana manusia. Allah memiliki rencana lain yang lebih indah sepertinya(mungkin) dan semogaaa...

Pagi tadi, sepulang ibu saya belanja sayur, ibu menyampaikan bahwa mobil tidak bisa keluar. Belok kiri jalan utama tdk bisa dilewati karena mblessek  krn hujan dwras, belok kiri tidak bs dilewati karena tertutupi batu dan pasir yg baru turun. Whatsss???😳😳😳

Penasaran dengan kabar yang dibawa ibu, sayapun berjalan cepat menuju jalan utama kampung kami. 😥😥😥😭😭😭 ternyata benarrr adanya. Jangankan mobil, motor saja klo mau lewat mesti mlipir. Duh gusti Allah.... paringono sabarrr😥😥😥

Kenapaaaa orang2 ini tidak berfikir kalau jalan ini jalan utama? Ini kan u akses orang banyaaak.. knp meletakkan bebatuan dan pasir tdk di jalan lain yg bukan jalan utama????  Gang2 sebelah kan juga cukup lebar. Klo ada mbah2 yg butuh di bawa ke RS segera, atau ada yg  mau lahiran ke bidan di kampung sebelah mau dibawa lewat mannnnaaa coba???Allahu rabbiiii... haruskah kubilang yg meletakkan ini akalnya di **ngk**? tak tega rasanya....huuufff. klo tdk ingat surat Al kahfi, sudah pingin m**a* rasanya. Owalaaahhh...nikmat sekaliii hidup di kampuang pedalaman ini.

Itulah kawan kondisi kampung kami. Bukan hanya sekali ini kejadian semacam ini. Seringkali mobil kami harus putar luarr biasa jauuuhhh karena ternyata jalan yg kami lewati di kampung sebelah tertutup oleh bebatuan dan semacamnya,  kadang juga tdk bisa dilewati krn sedang di bangun. Kalau di Aussie atau perkotaan, pastinya sudah dipasang sign tdk boleh lewat dan ada jalsn alternatif selain jln itu. Lhhaaaa...klo di kampung tdk ada sama sekaliiii ..terus aku kudu piyeeee😥

Yaaa sudahlah. Kepahitan dan kesulitan itu biasanya mendatangkan dan memunculkan kreatifitas tinggi....yess!!!
Percayalah kaean..hari ini menjadi bukti semua itu😊👍

Terbayang tidak bila teman2 datang ke kampung kami?? Jalan yg kami berikan ancer2nya ternyata ditutup?? Harus muterrrr kesana kemari yg blm tentu di google map ada?? Hmmmm... tak tega membayangkannya..

Itulah jalan berliku menuju rumah kami. Klo kami tdk mengizinkan kalian bersilaturrahmi kesini, bukan karena kami takut direpotkan, tapi murni karena bersimpati dengan nasib kalian..teman2 kami yang baik😘👌

***An teman2 yg pernah nyasar2😅
..............
..............
..............

Baca selengkapnya....

---------- Forwarded message ----------
From: "Brown, Brooke" <Brooke.Brown@ed.act.edu.au>
Date: 17 Oct 2017 03:49
Subject: RE: Thank you
To: "S A H E R M A N" <heningjakarta@gmail.com>
Cc: 

Hi Saherman,

I'm very well. I hope you and your family are also.

I'm glad Fatih is enjoying the emails! We will absolutely continue to send them.

I can imagine it would be hard for Fatih to be away from Zahid, they seem very close, but I guess it will help Fatih be a little more independent. There is a lot of change to adjust to - new place, new language, new friends, new kind of school day. I think I'd like a 7am-1pm day! Although working on Saturday would take some getting used to. Wow - speaking three languages will be such a beneficial thing for Fatih when he is older.

Please remain part of our Google community. You are welcome to stay in the community even after the year is finished because then you can log back in whenever you like to see Fatih's photos. It's nice for Fatih to be able to see what his MPS friends are doing as well. So yes, please stay in our Google community!

We received Fatih's school photos last week. Jess from the front office said she will pass them on to Zaki for you.

Thank you for your email. It's so nice to hear how Fatih is doing.

We miss Fatih and your beautiful family.

Oh! Thank you again for my lovely gift - the scarves are so nice and colourful!

Talk soon,

Brooke

 

Brooke Brown  |  Classroom Teacher
( (02) 6142 1550  |  8 brooke.brown@ed.act.edu.au

Macquarie Primary School  | ACT Government Education Directorate

Baca selengkapnya....
Naning

Alumni ...Reuni ...

🌷🌹Group WA Ukhuwah 9197🌹🌷

Sebuah catatan... dan renungan..
#belajar menulis

Group ini lahir awal tahun 2014. Yups..21012014. Tepatnya 20 hari setelah hari kelahiran suami saya tercinta, dan 37 hari sebelum hari lahir saya (😳😳😳 whatsss???Apa hubungannya coba ya??? Nggak nyambung blazzzz😴)✌

Seingat saya ( tolong dikoreksi bila saya keliru) niat awal membuat group  ini adalah untuk suksesi atau mensukseskan Reuni kedua 9197 tahun 2014 yang diamanahkan oleh para bos petinggi 9197 kepada kami yang berdomisili di Jadebotabek. Oh iya.. reuni angkatan kita ini  telah diawali dan di prakarsai oleh empat sekawan dari Solo (Mas Yusyid, Anas, Kadir dan Ipunk... baarakallahu fiikum👍). Tidak tahu siapa yg punya ide pertama kali untuk diadakan reuni ini, yang pasti yang saya ingat reuni perdana di Tawang mangu 2012  sukses banget dan menghasilkan beberapa point penting. Reuni perdana itu mendaulat mas Yusyid sebagai presiden angkatan 9197 (iya kan??? klo tdk salah✌) full support by Anas Kadir Ipunk dll dll. Nggak hafal sayaaaa siapa saja✌
Yang pasti acaranya sukes bangetttt. Meski blm saing kenal dan masih rada malu2 plus jaim, tapi banyak hal2 positif yang dihasilkan ( klo saya tulis semua butuh waktu 7 hari 7 malam, nggak sempat ngurus anak dan suami nanti😥).
Salah satu keputusannya adalah reuni angkatan ini akan diadakan 2 tahun sekali dengan berpindah2 tempat dan berganti panitia.

Entah alasan apa saya juga kurang jelas, yang pasti keputusan yg diambil kemudian adalah jakarta menjadi tuan rumah reuni kedua..berarti 2014.

Karena sudah berkomitmen, akhirnya ditengah kesibukan kami mencari sesuap nasi dan  mengais2 rizki di jakarta, kami sempatkan Syuro beeerulang kali. Catat yaaa..beeerulang kali. Jangan pernah membayangkan itu hal yang mudah kawan... jaaauh dari kata mudah. Tapi itulah perjuangan. Ketika kita sudah bersedia mengambil amanah, suka atau tidak, mau tidak mau harus bertanggung jawab terhadap amanah itu. Jangan ditanya berapa kali kami tengkar, berapa kali kami beda pendapat, berapa kali kami mutung kasarung, yg pasti tak terhitung jumlah x nya.

Saya jadi berprasangka.. Mungkin reuni pertama dulu para bos itu yg banyak berkorban ....baik harta jiwa dan raga ( sungkem saya untuk empat sekawan👍), klo di Jakarta mungkin kami berkorban waktu,  hati dan perasaan cieee..(semoga Allah catat sebagai kebaikan yaaa..Aamiin)

Intinya sejak 2013 kami sudah mulai Syuro kecil2an. Saya lupa pertama kali dimana diadakan. Seingat saya pertama di rumah Uzie dihadiri Syam, Mukmin, Lany, Mamik saya dan Uziek. Saat itu kami blm saling kenal dg para ikhwan...jadi yaaa jaim dan malu2 gimanaaaa gitu..

Rapat kedua di gubuk saya yg dihadiri uzie, saya, Syam, Mukmin, Marifaat, taufiq P dan pak guru ....

Rapat ketiga di...
Rapat ke empat di... ke 5 ke 6 dst di rumah Shofia DK dll dll. rasanya hampir tiap bulan kami rapat. Kereeeennnn pokoknya... dari situlah lama2 kami akrab,  berkurang jaim2an malu2 nya dan akhirnya biasa sampai bertengkar hebat, nesuuu krn beda pendapat dll dll.
Setelah beberapa kali Syuro untuk memutuskan waktu di liburan juli atau desember dengan 1001 pertimbangannya, kami pun memberanikan survey tempat. Dengan semangat ukhuwah dan amanah yg luar biasa, kami runtang runtung kesana kemari beberapa kali weekend untuk survey tempat. Dari taman matahari yang diakhiri dengan pesta sayur asem di rumah Yaya , salah satu teman 9197 yg kebetulan rumahnya di daerah situ. Lanjut survey villa cipanas Puncak, villa A, Villa B, Villa C sampai Villa Z...(lebayyyyy)😊✌
***Almarhum Anif Kurnia ikut serta dalam survey kami saat itu😥. Allahummaghfirlahu..beliau meninggal sekitar sebulan sebelum acara reuni yg ditunggu2 dilangsungkan. Kepergian beliau menjadi Pukulan dahsyat untuk salah satu teman tercinta kami😭

Ketika sudah mulai ada gambaran tempat dan biaya yang akan di keluarkan, mulailah kami konsultasi dg pengurus 9197 pusat di solo. Dilanjutkan dg menyusun 1001 strategi untuk menjadikan reuni kedua ini betul2 terlaksana. Ingat kawan..jakarta itu tidak indah dimata kawan2 daerah lain. Yang ada di kepala mereka adalah banjir, macet, polusi, mahal dan 101 alasan buruk lainnya. Itu berarti tidak mudah mengajak teman teman untuk datang saat reuni kedua ini.

Putus asa??? Iya..sempat!!! Tapi alhamdulillah..diantara beberapa yg sudah putus asa, masih ada yg memiliki azzam kuat. Menghilangkan rasa malu, sungkan, lelah dan rasa nano2 lainnya.

Langkah pertama yg dilskukan.. melacak keberadaan teman2 yg sudah tdk tahu lagi rimbanya. Katanya Sosial media semacam fb sangat membantu kami saat itu (entah siapa yg memulai, krn saya blm rajin ngefb saat itu...yg pasti seeeeemuanya bekerja mencari teman 9197)
Langkah kedua.. mencari nomor hpnya dan izin dimasukkan ke dalam Group WA agar mudah mensosialisasikan rencana reuni. (No yg bikin group WA ini sepertinya sdh tdk aktif juga😊... #nggak penting)
Langkah ketiga.. merayu teman2 untuk mau ikut reuni😥. Naaah ...yg ketiga ini yang saya ingat betul crazynya.. 7 hari 7 malam klo mau dituliskan semua. Astaghfirullah.....

Jadiii Rencana semula, strategi mengajak dengan sedikit memaksa ( atau merayu atau apalah) untuk ikut reuni ini adalah kerjaan bersama. Yg ikhwan ke ikhwan ..yg akhwat ke akhwat. Lhaaa... dasarnya para ikhwan yg mmg banyak yg kurang cerdas bahasa😊✌✌✌, mereka bilang klo mereka yg ngajak selaluuu mentok..gagal. Everyone say No!!! Trus mereka mutung, nesu. Akhirnyapun dibalik strategi merayunya... faham maksudnyaaa???!

Itu kenapa kami2 ini jadi kenal dan berasa akrab banget dg beberapa kawan... Yaaa itu td sejarah kelamnyaa... istighfar1000x

O iya.. strategi kami yg lain adalah dengan menawarkan berbagai solusi. Pokoknya siapapun asal mau datang saja dulu..dg say Yess👍. Soal biaya plus transportasi yg terhitung mahal bisa di cicil atau subsidi silang. (Alhamdulillah bos2 9197  itu dermawan semua... jadi santai saja menawarkan solusi itu).
Pengalaman reuni pertama yg bayar seikhlasnya sudah menjadi bukti nyata, betapa dermawan nya mereka😊

Lihatlah kawan...Ternyata sudah dikasih opsi A-Z Tetaaaap saja banyak yg tidak tertarik untuk hadir di reuni ini. Huehue sedihnyaaa😭😭😭. Jakarta mmg tidak menarik saka sekali.

Saya sampaikan ulang yaaa..reuni kedua ini beberapa kali nyaris gagal krn kurang peminat. Bayangkan... dari data sekian puluh juta yg dibutuhkan dan sdh deal saat booking, ternyata dari hitungan jumlah peserta yg akan hadir sama sekali tdk mencukupi. Terus mau gimanaaaa... untuk apa dipaksakan???
Panitia jakarta terus berkoordinasi dg para pengurus pusat  solo..baiknya bgmn. Intinya Mereka jg harus bertanggung jawab atas ini semua..jd tdk boleh cuek. Mereka harus ikut kerja..memaksa dan merayu😣😣😣(Naah loh panitia jkt menuntut!)

Finally... rayuan2 maut untuk ikut reuni di cibalung 2014 terus dilancarkan. Panitia jakarta makin hari makin solid dan makin banyaaak jumlahnya, semua saling bahu membahu demi suksesnya amanah ini. O iya.. nesu 2an dan beda pendapat sengit antar kami terus berlangsung lho ya, sampai saat reuni berlangsung🙂... tapi karena semuanya tujuannya satu yaaa semuanya berusaha legowo. Perbedaan itu kan rahmat ..iya kan??kuncinya adalah..seeemua berbesar hati?👍

Alhamdulillah..reuni 9197 kedua di Happyland Cibalung pun terlaksana. Menurut kami sih cukup sukses, entah menurut teman2 peserta yg non panitia😊 ( kritik dan saran ditungguuu).👍

Catatan kami (saya maksudnya)...

Selepas reuni 2014 kemarin saya rasakan ukhuwah antara kita saaaaangat erat. Saling peduli satu sama lain baik di group ini maupun di dunia nyata. Candaan, gurau, kepedulian dan sedikit nostalgia masa lalu selalu menghiasi hari2 obrolan di group. Masing masing ingin tahu kawannya dulu dan sekarang seperti apa... dalam program kita "satu jam bersama" ( prakteknya ada yg sehari semalam bersama) seeeemua bebas bertanya sesukanya dan semua yg ditanya ikhlas menjawabnya.😊👍
(Semogaaaa ada yg masih menyimpan chat2 kita di group tahun 2015 itu ya... tolong email ke saya ya please ningyulia@gmail.com )..
betapa hangatnya kekeluargaan kita saat itu👍

Alhamdulillah makin hari makin bertambah banyak anggota Group ini, berarti bertambah pula teman dan saudara kita. Tapiiii... entah kenapa saya rasakan kehangatannya jauuuuh berbeda. Rasanya makin hari makin bersaing cuek2an dan tak pedulinya😥🙏. Serasa ada sekian kelompok di grouP ini..bukan satu kesatuan keluarga lagi seperti dulu😥. Mungkin krn darang ke groupnya tdk bersama2 ya? Atau mungkin ada yg merasa blm kenal krn mmg blm pernah hadir reuni..

Tanpa bermaksud sotoy apalagi menghakimi... Semoga hal itu terjadi dikarenakan  murni karena kesibukan kita dg ribuan amanah baik diri,  keluarga, pekerjaan atau pun amanah di masyarakat yg mmg harus kita pertanggungjawaban dihadapan Allah kelak.  bukan karena penyakit hati yg dibisikkan oleh syaitan untuk menggerogoti ukhuwah kita. Semogaaa ukhuwah kita di dunia nyata lebih indah adanya daripada sekedar WA.

Anyway.. balik lg soal reuni😊🙏.
jazakumullah khair. Terima kasih banyak untuk teman2 yg berkenan dan menyempatkan hadir di Cibalung kmarin (khususan @augeswina yg rela dtg by plane jauh2 dr sanaaaa)

Terima kasih juga untuk yg tdk bisa hadir karena kesibukan kantor, pekerjaan  dan atau urusan keluarga tapi masih mensupport panitia dan teman2 dengan doa2 indah dan dananya... 100% kami memakluminya. Baarakallahu fiikum jaminan. Itulah ukhuwah yg diajarkan oleh asatidz kita👍👍👍

Hasil dari reuni kedua kita salah satunya adalah Taawun. Kita eh kami semua sudah sepakat membentuk semacam bank 9197 yg diperuntukkan bagi anak2 yatim kita, dan siapapun teman  yg membutuhkannya. Dulu dipatok iuran perbulannya  minimal 20.000, dipersilahkan untuk menambahnya bila berkenan dan mmg ada kelapangan rizki..

InsyaAllah hingga hari ini masih berjalan ta'awun nya. Jadi monggo bila ada yg ingin berpartisipasi. InsyaAllah untuk kebaikan kita bersama...

Itu sekilas cerita tentang awal terbentuknya Group WA ini.

Banyak sudah yang keluar dari Group ini, atau ada di group tapi memilih diam dan menjadi SR sejati. Kita menghormati semua itu karena 1001 alasan yg mmg harus kita maklumi bersama...tapi semoga tetap berkenan menjalin ukhuwah. -------Di Ngruki kita ditempa..di Surga kita kan bersua------' semogaa. Aamiin YRA

Salam sukses untuk panitia reuni berikutnya ...2018💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻

Salam sayang dari jakarta

Mukmin Jusuf
Syam al Aminy
Ma'rifat putra
Taufiq Humaini
Taufiq Prayito
Irfan P
Farid Anshori
Taufiqurrahman
Yoppi W
Lilik Fauziyah Ahmad
Shofiia Dhiyah K
RichmI Parminto
Wirma SarI
Widya Asman
Lany Purwaningrum R
Sofia marwaty
Rini Rohaniah
Ika Rahmawati
Naning Zuliarti
(Ada yg blm dituliskan???😥🙏)

**Catatan sekilas...sekelebat ingatan saya yang sedang menganggur😊
Semoga bisa diambil hikmahnya

Baca selengkapnya....

Blogger Templates by Blog Forum