Naning

Aisha A.H.A

Sebuah catatan pengalaman masa lalu..

💐 Aisha Anindita Hilman Achir💐

Ini adalah nama salah satu murid SD saya di Jakarta, yang saya mulai temani dia belajar di rumahnya sejak 2003/2004an. Saya bukan guru kelasnya karena di sekolah ini saya adalah guru bahasa Arab. Yups..selama hampir 5 tahun saya hanya mengajar bahasa Arab, bukan pelajaran lainnya. Saya ingat, saya ingiiiin sekali memiliki pengalaman mengajar prlajaran lain saat itu, tapi berkali2 mengajukan usul, selalu ditolak karena  saya mengajar alasan sulit mencari guru bahasa Arab😥

Ok anyway.. kembali ke obrolan tentang Aisha. Ketika Aisha kelas 1 SD sekitar 2004 bila tidak keliru, saya diminta salah seorang teman guru untuk mengajar Al Quran di rumah Aisha. Just trial, Saya mencoba dan Aisha mencoba baik dari segi waktu ataupun cara belajar mengajar.  Alhamdulillah sebulan dua bulan diperhatikan dan dievaluasi ternyata sama2 cocok(sepertinya)  alhamdulillah akhirnya diputuskan berlanjut terus. Akhirnyapun  bukan hanya Al Quran dan bahasa Arab, tapi juga Matematika dan hampir semua pelajaran.

Alhamdulillah Aisha dan saya sama2 cocok, berlanjut hingga Aisha SMP. Jadi hampir 9 tahun saya mendampingi Aisha (belajar bersama lebih tepatnya). Kami akhirnya berpisah karena Aisha pindah sekolah di salah satu international school di Yogya. Sooooo sad😥

Meski kami sudah terpisah jauh tapi alhamdulillah silaturrahmi tetap terjaga. Saya masih tahu perkembangan Aisha dari waktu ke waktu. Yang membuat saya kagum ke Aisha adalah meskipun mama papanya tidak pernah memaksa nya untuk belajar, tapi perkembangan kemampuan dan prestasinya meningkat tajam saat SMP dan SMA. Saya perhatikan betul gaya belajar Aisha saat SD dan bagaimana mama papanya memperlakukan Aisha itu persis anak2 yg sekolah di LN (saya baru tahu setelah Zahid Fatih sekolah 2 tahun di Aussie). Tapi ternyata prestasinya luar biasa selepas SD. Selalu masuk 3 besar. Bahkan saat SMA di Yogya sempat ikut olimpiade international di Turki. Dan seperti biasa mama Aisha selalu mengabari saya dan mengucapkan terima kasih telah membmbing dan mendampingi Aisha selama SD dan SMP. Sayapun membatin Aisha ini kan jadi seperti ini karena Mama papanya, bukan karena saya😊.

Daaan..hari ini, 10 Agustus 2017 saya dapat kabar dari mama Aisha bahwa Aisha akan berangkat ke Belanda untuk melanjutkan kuliahnya tanggal 15 Agustus ini. Yups..Aisha ikut program double degree. Jadi 2 tahun di UGM dan 2 tahun Kroningen Belanda. Luar biasa bahagianya saya mendengar kabar ini. Sayangnya kami belum sempat bertemu sebelum Aisha berangkat (terakhir bertemu H-3 keberangkatan Abla ke Aussie 2015 lalu)...so sad😥. Abla berdoa, semoga kapan2 segera bisa bertemu lagi ya Aisha, entah Abla yg maun ke Belanda atau Aisha pas liburan ke Indo....anyway Congrats and good luck Aisha...😘👍

Bersambungggg....

*someday saya akan tuliskan uniqnya keluarga Aisha ini. 9 tahun membersamai Aisha, jujur saya belajar banyak hal dari kel. Besar Bapak Hilman ini.. luar biasa👍

0 komentar:

Post a Comment

Blogger Templates by Blog Forum